MADYA POS.COM

Selasa, 20 Januari 2015

Gubsu Lantik- Komjen Budi - Pilkada Digelar - M-3_ Bawa 6,1 Kg Sabu

Gubsu Lantik Ketua Dewan Pengawas

 PDAM Tirtanadi


Gubsu  Lantik Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi
Medan,(MP.C)
Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho, ST, M.Si melantik Sekda Provsu H. Hasban Ritonga, SH sebagai Ketua merangkap anggota  Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi Periode 2014-2017 di Kantor Pusat PDAM Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (19/1). Jabatan Ketua Dewan Pengawas adalah ex officio Sekda Provinsi Sumatera Utara sehingga dilantiknya Hasban menggenapkan jumlah  anggota Dewas yang dilantik pada 10 November tahun 2014 berdasarkan SK Gubsu 188.44/986/kpts/2015.

Dengan demikian susunan Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi periode tahun 2014-2017 adalah ketua merangkap anggota yaitu Sekda Provsu dalam hal ini H. Hasban Ritonga, SH,  Sekretaris merangkap anggota H. Hardi Mulyono, SE, MAP,  anggota H. Nurdin Lubis, SH, MM, Drs.  H Ahmad Taufan Damanik, MA, dan Ir. James Budiman Siringo- ringo.

Gubsu dalam arahannya mengatakan keberadaan Dewan Direksi sangat krusial dan menentukan keberhasilan pencapaian tujuan perusahaan.  "Dengan pelantikan ini maka lengkap sudah susunan Dewan Pengawas yang merupakan elemen penting selain direksi yang  ikut menentukan keberhasilan perusahaan mengemban visi misi," ujar Gubsu. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubsu menekankan kehadiran Ketua Dewan Pengawas dapat lebih berperan dalam proses pemilihan dewan diresksi yang saat ini tengah berjalan. Karena sebagian dari tugas yang diemban Dewan Pengawas adalah memiliki kewenangan dalam mekanisme pemilihan direksi.  "Setelah Dewan Pengawas lengkap, terkait pengangkatan direksi saya harap ketua bisa berperan penting bersama anggota Dewan Pengawas yang lain  dalam memilih direksi yang visioner, yang mampu secara signifikan meningkatkan pelayanann" imbuh Gubernur.

Gubernur juga mengungkapkan harapannya agar PDAM Tirtanadi dapat memberi kontribusi bagi PAD Sumut melalui peningkatan coverage area. Gubernur mengatakan PDAM kedepannya harus mampu menjawab tantangan dan tuntutan kebutuhan kota metropolitan yaitu kawasan Medan-Binjai-Deliserdang-Karo (Mebidangro) dalam hal penyediaan air bersih.

Dilanjutkannya, sejak bergulir era reformasi yang melahirkan tuntutan untuk melakukan reformasi terhadap pengelolaan BUMD. Melalui UU Nomor 23 tahun 2013 telah membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk melakukan reposisi dan restrukturisasi BUMD, maka pemberdayaan BUMD harus dilakukan dengan meningkatkan efisiensi, evektifitas dan peningkatan kinerja dengan mengusung prinsip good corporate governance. “Oleh karena itu saya berharap anggota Dewan Pengawas dapat bekerja secara professional dan terus mendorong dan melakukan pembinaan agar PDAM Tirtanadi dapat meningkakan kinerjannya,” ujar Gubsu.
Prosesi pelantikan sendiri berjalan khidmat yang diawali dengan kata pendahuluan pengambilan sumpah dan janji jabatan, pengucapan sumpah dan janji jabatan dan  penandatanganan sumpah dan janji jabatan oleh Gubernur. Bertindak sebagai saksi adalah Assisten Ekbang Hj Sabrina dan  Kepala Biro Perekonomian H Bondaharo Siregar. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Komisi C DPRD Provsu, Kepala SKPD terkait Provsu, Komisaris dan Badan Pengawas BUMD (dk.nn)
 
Beda Perlakuan Mabes Polri di 
Kasus Irjen Djoko dan
 Komjen Budi Gunawan
Jakarta (MPC)- Komisaris Jenderal Budi Gunawan bukan satu-satunya perwira tinggi kepolisian yang pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebelumnya pada 31 Juli 2012 lalu KPK juga menetapkan Inspektur Jenderal Djoko Susilo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi simulator Surat Izin Mengemudi.

Irjen Djoko dan Komjen Budi sama-sama perwira tinggi Polri yang terjerat kasus di KPK. Namun nasib keduanya belum tentu sama. Tentu ada perbedaan, apa saja?

KPK menetapkan Irjen Djoko sebagai tersangka kasus korupsi simulator SIM pada Selasa, 31 Juli 2012. Saat itu Djoko yang juga mantan Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri masih menjabat Gubernur Akademi Kepolisian. Djoko dijerat kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM yang merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah.

Hanya berselang 4 hari setelah ditetapkan sebagai tersangka, Markas Besar Kepolisian RI menonaktifkan Irjen Djoko dari jabatannya sebagai Gubernur Akademi Kepolisian. Pada 4 Juni 2014 Mahkamah Agung menjatuhkan vonis pidana 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar serta hukuman pengganti Rp 32 miliar kepada Irjen Djoko. MA juga mencabut hak politik Irjen Djoko.

Pada Rabu (7/1/2015) lalu, KPK menetapkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan yang juga calon tunggal Kepala Kepolisian RI sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi.

Bedanya hingga kini Komjen Budi tidak dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol). Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Ronny F Sompie mengatakan, mantan ajudan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri itu masih menjabat sebagai Kalemdikpol.

"Iya beliau masih sebagai Kalemdikpol, sementara persetujuan DPR sebagai Kapolri belum dilantik. Iya (masih aktif sebagai Lemdikpol)," kata Ronny di kantornya, Senin (19/1/205) kemarin
 Persamaan antara Irjen Djoko Susilo dan Komjen Budi adalah sama-sama mendapatkan bantuan hukum dari Mabes Polri.

Sementara Senin kemarin, Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie ikut bersuara soal penundaan pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Menurut Habibie, seharusnya Budi Gunawan mau mengakui tak bisa mengemban tugas sebagai Kapolri seiring dengan status tersangka kepemilikan rekening tidak wajar yang menjeratnya.

"Saya berpendapat, sebaiknya yang bersangkutan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan di DPR untuk mensupport saya jadi Kapolri. Ini bukan mundur, kalau mundur kan itu sudah dilantik. Tapi menyatakan saya tidak bersedia menjalankan tugas seperti disarankan kalian (DPR), tapi saya berusaha dan yakin tidak bersalah. Saya akan menghadapi secara hukum," kata Habibie seusai melayat Bob Sadino di rumah duka Jalan P&K, Cirendeu, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (19/1/2015) malam.(dtn)

Kena! Sopir Truk Tepergok

 Bawa 6,1 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi di Aceh 

 

 (Foto: Feri Fernandes/detikcom)  
Aceh Tamiang (MP,C)- Dua hari lalu, 6 terpidana dalam kasus narkoba dieksekusi. Ternyata nyali sopir ini tak ciut. Pria paruh baya ini tepergok bawa 6,1 kg sabu dan 30 pil ekstasi.

Bachtiar Joni (38), nama sopir itu. Warga Desa Bukit Seraja, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur itu ditangkap saat melintas di Kuala Langsa, Kota Langsa, sekitar pukul 23.30 WIB, Minggu (18/1/2015). Ia tak berkutik setelah polisi menemukan barang haram tersebut.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Dicky Sondani memperkirakan sabu dan ganja tersebut bernilai Rp 21 miliar. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat. Kemudian, Kasat Narkoba Iptu Ferdian bersama anggotanya langsung bergerak cepat. Tim mengendus keberadaan pelaku dan mengikutinya.

Truk warna putih bernopol BK 9056 BU yang dikemudikan Bachtiar dihentikan kawasan kilometer 5 Kuala Langsa, Kota Langsa. "Petugas menemukan 8 paket sabu (6,1 Kg), pil ekstasi sebanyak 30 ribu butir yang disembunyikan di dalam tas dibawah tempat duduk sopir serap (pengganti)," kata Dicky Sondani di Mapolres Aceh Tamiang, Selasa (20/1/2015).

Berdasarkan pemeriksaan, barang haram itu diterima dari seseorang menggunakan boat di tempat pelabuhan kecil ilegal. Ia hanya bertugas mengantarkan barang itu kepada seorang warga keturunan Tionghoa di Medan dengan imbalan uang senilai Rp 150 Juta.

"Sejumlah bungkusan isi barang haram itu sama seperti sebelumnya ditemukan pihak BNN yang bungkusannya teh berhuruf Cina," ujarnya.

Dicky menambahkan, selain barang bukti barang haram yang diamankan, petugas juga mengamankan truck, satu buah tas sandang berwarna hitam, satu buah handphone merk Iphone 4 warna loren coklat dan handphone merek Nokia berwarna hitam.

Bachtiar dijerat UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan pidana penjara paling lama 20 tahun.(dtn)

Gubernur Lantik Sekdaprovsu Hasban Ritonga


Gubernur Lantik Sekdaprovsu Hasban Ritonga
Medan,(MP.C)
Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho, ST, M.Si,   melantik H. Hasban Ritonga menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara menggantikan Nurdin Lubis setelah keluarnya Surat Keputusan  Presiden Joko Widodo atau Jokowi No 214/M Tahun 2014 yang dikeluarkan 29 Desember 2014.

"Hasban diharapkan bisa mengemban tugas membantu Pemerintah Provinsi dalam membawa Sumut ke arah lebih baik. Peran Sekda sangat strategis," kata Gubernur Sumut H. Gatot Pujo Nugroho ST, M.Si usai prosesi pelantikan di Aula Martabe Kantor Gubsu Jl. Diponegoro Medan, Rabu (14/1).

Sekda, kata dia bertugas memastikan seluruh jajaran di Pemprov Sumut punya misi sama untuk memajukan Sumut. Menjawab pertanyaan wartawan tentang polemik penetapan dan pelantikan Sekda itu mengingat Hasban masih menjadi terdakwa di sengketa Sirkuit IMI Pancing, Gatot menegaskan, langkah itu  sudah sesuai prosedur.

Sebagai Gubernur, katanya ,dia hanya menjalankan dan mengamankan tugas Pemerintah Pusat. "Saya yakin semua akan berjalan baik. Pak Hasban bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan termasuk menjalani proses hukum yang sedang berjalan," katanya.

Sementara Hasban Ritonga mengaku siap menghadapi apapun yang terjadi dengan dilantiknya dia sebagai Sekda ditengah masih adanya kasus Sirkuit Pancing dimana Hasban menjadi terdakwa.

Dia mengakui, kesiapannya itu antara lain karena dirinya merasa tidak bersalah. "Sebagai warga negara Indonesia tentunya saya akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Tetapi dalam hati nurani, saya yakin, saya tidak bersalah," katanya.

Dia juga menegaskan, tugasnya sebagai Sekda tidak akan terganggu dengan proses hukum yang sedang berjalan. "Ada pengacara dan kalaupun saya harus hadir, saya siap dan dipastikan bisa tetap menjalankan tugas sebagai Sekda dengan koordinasi terus dengan semua jajaran," katanya.

H. Hasban Ritonga yang sebelumnya menjabat sebagai Kaban Inspektorat Provsu terpilih menjadi Sekdaprovsu mengungguli kedua calon lainnya yakni Kepala Bappeda Arsyad Lubis dan Sekertaris Dewan Randiman Tarigan.

Selain Gubernur Gatot Pujo Nugroho dan Wagubsu Tengku Erry Nuradi, proses pelantikan ini juga dihadiri oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) seperti Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, juga dihadiri mantan Sekdaprovsu sebelumnya H. Nurdin Lubis, RE Nainggolan dan Amrun Daulay.(dk.nn)

Wagubsu: Kabupaten Langkat Memiliki 

Banyak Potensi Datangkan Investor


Wagubsu: Kabupaten Langkat Memiliki Banyak Potensi Datangkan Investor
*Peringatan Ke-265 Hari Jadi Langkat

Stabat, (MP.C)
Kabupaten Langkat memiliki segudang potensi ekonomi yang bisa digali para pemilik modal, mulai dari bidang pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan. Apalagi Kabupaten Langkat memiliki potensi ladang gas baru, termasuk juga kelistrikan untuk memenuhi kebutuhan listrik daerah ini maupun juga daerah lainnya sehingga jika dibangun kawasan industri akan banyak mendatangkan investor.

Demikian yang disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si saat memberi sambutannya dalam sidang paripurna istimewa DPRD Langkat yang dipimpin ketuanya Terbit Rencana Perangin-angin, SE dalam acara peringatan Hari Jadi ke-265 Kabupaten Langkat yang berlangsung di Gedung DPRD Stabat, Sabtu (17/1).

"Langkat mayoritas penduduknya bermata pencarian bidang Pertanian, Perkebunan dan perikanan tentu harus mampu menjadikan bidang ini sebagai unggulan," ujarnya.

Untuk mewujudkan itu, harus melibatkan semua pihak yang yang langsung ataupun tidak langsung akan menarik investor ke daerah ini. "Tentu hal itu harus di persiapkan kualitas dan kuantitas SDM masyarakat yang ada," katanya.

Wagubsu juga menyampaikan, Langkat merupakan pusat energi minyak bumi pertama. "Hari ini berbicara krisis listrik, hampir semua di Sumut merasakannya. Tapi Alhamdulillah beberapa hari belakangan ini Sumut telah menghasilkan daya suplay kepada masyarakat Sumut walau masih belum mencukupi dan itu juga dari pusat energi listrik di Langkat," ujar Wagubsu.

Lanjut Wagubsu lagi, pembangunan pipa gas Arun menuju Belawan dan diteruskan Kek Sei Mangke. Sebagian besar melewati Kabupaten Langkat. "Tentu sangat baik dimamfaatkan untuk pembangunan kawasan industri dan pembangunan pelabuhan yang letaknya juga mendukung yang tentu akan mampu menyerap lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar," katanya.

Untuk itu, Wagubsu mengajak semua elemen di hari jadi Kabupaten Langkat ini menjadi momentum motivasi bekerja bergandengan untuk bekerja lebih baik lagi. "Saya atas nama pemerintah Provinsi Sumut dan masyarakat mengucapkan selamat memperingati hari jadi kabupaten Langkat. Semoga kabupaten Langkat dan masyarakatnya akan bertambah jaya," Katanya.

Tak lupa, Wagubsu mengungkapkan keprihatinanya yang mendalam karena musibah banjir melanda di beberapa kecamatan di Kabupaten Langkat.  "Kita doakan bencana banjir yang melanda cepat berlalu sehingga masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala," doanya.

Sementara Bupati Langkat H. Ngongesa Sitepu menyampaikan bahwa saat ini sudah 265 tahun usia Langkat dan bersyukur atas keberkahan di daerah ini masih diberikan Allah SWT.

"Kerja sama kita jadi spirit menumbuhkan persatuan menggalang kepedulian terlebih bencana banjir dan menjadi kewajiban memberikan bantuan sesuai fungsi dan wewenang kita masing-masing," ujarnya.

Peringat hari jadi ini, lanjutnya. Sebagai komitmen untuk kita bekerja keras melalui bidang dan profesi masing-masing. "Tanpa kebersamaan dan dukungan serta kepedulian kita maka tidak akan mampu berbuat, sebalikanya, dengan kebersaman dan dukungan semua pihak maka hajatkan kita akan dapat terwujud," katanya.

Dalam acara yang juga dihadiri, ketua Umum PSSI Pusat Johar Arifin Hussin, Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan, Beberapa Anggota DPRD Sumut Dapil Binjai-Langkat, unsur Muspida Langkat, anggota DPRD Langkat, Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al Syarwani dan Kesultanan Langkat serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Usai sidang paripurna DPRD Langkat, sebagai penghargaan, Pemerintah Kabupaten Langkat memberikan apresiasi kepada para mantan Bupati dan mantan Ketua DPRD Langkat atas prestasinya membangun Kabupaten Langkat.(dtn)

Pemerintah Tetap Gelar 204 Pilkada Tahun Ini

  Jakarta (MPC) - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan Pilkada serentak di 204 daerah bakal tetap dilaksanakan tahun ini. Dia pun mengisyaratkan agar parpol yang masih berkonflik harus bisa menyelesaikan persoalan internalnya sebelum pendaftaran calon kepala daerah.

"Tetap, 204 daerah akan kami laksanakan sesuai jadwal, di tahun 2015 ini. Kalau masih ada partai bermasalah itu kan urusan partai. Bukan pemerintah, bukan urusan KPU juga," kata Tjahjo usai paripurna Perppu Pilkada di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Dia juga menekankan kalau Perppu Pilkada yang hari ini sudah disahkan menjadi undang-undang harus selesai paling lambat 17 Februari. Setelah dilihat pemerintah terutama Kementerian Hukum dan HAM, Undang-Undang Pilkada ini bakal kembali dibahas Komisi II DPR untuk direvisi.

"17 Februari harus selesai, nanti akan kita bahas bersama. DPR akan undang KPU dulu. KPU siap, pemerintah siap, semua tetap jalan. Kemudian, Komisi II soal poin-poin mana yang perlu diperbaiki, itu saja," tutur politisi PDIP itu.

Tjahjo menjamin kalau penyelenggara di daerah termasuk KPUD sudah siap untuk menggelar Pilkada tahun ini. Begitupun soal anggaran untuk penyelenggaraan.

"Penyelenggara kan di KPU. Secara umum anggaran sudah siap, pejabat pelaksana di daerah sudah siap," sebutnya.(dtn)

 Hadirkan Keteladanan Rasullah
Dalam Kehidupan Sehari-hari

Medan ( MP.C)                Sekitar 10.000 umat Islam dari segala pelosok Kota Medan menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1436 H di Lapangan Sepakbola Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Senin (12/1).  Hadir sebagai penceramah Ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA. Peringatan ini dilaksanakan sebagai bagian upaya untuk menghadirkan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
                Sebelum maulid dimulai, Walikota  Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi memberikan santunan kepada 200 orang anak yatim beserta akte kelahiran gratis. Kemudian memberikan paket kesehatan kepada 200 orang bilal jenazah dan menyerahkan akte kelahiran gratis  kepada 200. Serta menyerahkan bantuan 7 unit kursi roda. Diharapkan seluruh bantuan yang diberikan itu dapat memberikan manfaat bagi yang menerimanya.
                Umumnya para penerima bantuan terharu menerimanya, terutama warga yang telah berusia lanjut penerima kursi roda. Mata mereka tampak  memerah dan berkaca-kaca, sebab tak menyangka bisa mendapatkan bantuan kursi roda tersebut. Mereka pun menyalami Wali Kota sambil mengucapkan terima kasih.
                Menurut Wali Kota, peringatan maulid ini dilaksanakan guna memupuk jiwa dan rohani dengan ajaran Islam yang luhur dana agung. Selain itu menanamkan ahlak yang mulia dan menyebarkan nilai-nilai kebajikan serta nilai-nilai kemanusiaan yang diteladankan Rasullah SAW. Serta sebagai upaya untuk menyemarakkan syiar Islam di Kota Medan tercinta ini.
                Bagi umat Muslim kata Wali Kota, Nabi Muhammad SAW merupakan contoh dan teladan yang baik. Perjuangannya untuk menyampaikan ajaran tauhid, menegakkan ahlak serta menciptakan tatanan masyarakat yang ideal, adil, aman, damai dan sejahtera. Sebagai pengikutnya, tentunya keteladanan Nabi Muhammad  harus bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
                “Yang lebih penting lagi kegiatan ini dapat memperkokoh tali silaturahmi diantara kita semua, sesama Muslim dan diantara pemerintah dengan masyarakat. Mari terus kita tingkatkan kerjasama, menciptakan kedamaian serta kerukunan guna mewujudkan Kota Medan yang berdaya saing dengan masyarakat lebih sejahtera dan religius,” kata Wali Kota.
                Selanjutnya mantan Sekda Kota Medan ini mengungkapkan, Kota Medan sangat majemuk dimana penduduknya terdiri atas berbagai komponen etnik dan agama.  Untuk itulah perlu terus diperkokoh harmonisasi sosial dan kerukunan hidup, serta toleransi antar umat beragama. Umat Islam sebagai penduduk mayoritas tidak pernah mendominasi yang minoritas, sebab Rasulullah tidak pernah mengajarkan untuk bersikap seperti itu.
                “Jadi semuan harus menjadi satu kesatuan, memiliki kesamaan pandangan dan rasa persaudaraan. Untuk memelihara harmonisasi sosial, tentunya perlu terus dibangun komunikasi antar umat beragama, guna menciptakan rasa saling percaya dan menghormati di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
                Oleh karenanya melalui peringatan maulid ini,  Wali Kota berharap dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan tentang ajaran Islam secara utuh  sehingga mendorong tercipatanya rasa aman dan damai dalam hubungan antar umat beragama. Kemudian Wali kota mengingatkan semua agar tetap menjaga keharmonisan sosial.
                “Kita jangan mudah terpancing isu-isu apalagi yang memakai unsure SARA. Jangan sampai kita terlibat dalam kekerasan ghorizontal dan konflik komunal. Sebagai umat Islam yang meneladani Rasulnya, marilah kita member contoh untuk mencegah hal-hal yang tidak baik. Mari kita ciptakan kehidupan bermasyarakat yang satun, beretika, teduh dan damai,” harapnya.
                Sementara itu Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA dalam tausiahnya, mengupas tentang kehidupan Rasullah mulai kecil sampai diangkat menjadi rasul, termasuk dalam upayanya menyebarkan agama Islam. Dalam mensyiarkan dan mengembangkan Islam, Rasulullah tidak pernah menggunaka kekerasan, pemaksanaan kehendak maupun intimidasi.
                Atas dasar itulah Said sangat menentang keras apa yang dilakukan ISIS selama. Dia menilai tindakan ISIS di Irak maupun Syiria sangat bertentangan dengan ajaran Islam.  Untuk itulah dia mengingatkan umat Islam yang ada di Indonesia tidak terpedaya dan bergabung dengan ISIS. Saat ini ungkapnya, ada sekitar 1000 warga Indonesia yang kabarnya terdaftar menjadi anggota ISIS dan 300 orang sudah berangkat ke Syiria dan Irak.
                “Tidak boleh ada intimidasi , kekerasan dan teror mengatasnamakan agama . Hal itu jelas sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Jadi apa yang diajarkan dan dilakukan ISIS selama ini sangat bertentangan dengan Islam. Selama mengembangkan ajaran Islam, Rasulullah  selalu bersikap damai, murah hati, selalu senyum serta tidak prnah sekalipun bersifat memaksa,” ungkap Said.
                Dihadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan seperti Kajari Belawan Syarifuddin, Kompol Hermansyah mewakili Kapolres Belawan, Mayor Firdaus mewakili Danlanud Soewondo, Mayor CPM Danil Hendra mewakili Dandempom, Sekda kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis, Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli, Ketua MUI Kota Medan Prof, DR M Hatta, unsur PKK, ibu-ibu pengajian dan seluruh yang hadir, Said mengajak  untuk meneladani sifat dan sikap Rasulullah agar mendapat syafaatnya kelak.
                Kemudian mengajak seluruh yang hadir untuk  terus meningkatkan tali silaturahmi, terus bersatu dan bersama-sama membangun Kota Medan menjadi kota modern, madani dan religius. Selain itu harus menjauhkan diri dari segala permusuhan, pertikaian, kekerasan  dan menghilangkan sikap dendam. “Jadikan terapkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari,” pesannya. (Rina)

Kapolrestra & Wali Kota Musnahkan
Barang  Bukti  Narkotika Senilai Rp. 9 M

Medan ( MP.C)     
                Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta Karo-Karo bersama Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi melakukan pemusnahan barang bukti narkotika  sitaan Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan di Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata, Keluirahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Selasa (13/1). Barang bukti yang narkotika yang dimusnahkan ini merupakan hasil ungkap  bulan Oktober sampai Desember 2014.
                Adapun barang bukti yang dimusnahkan itu berupa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 8,1 kg, narkotika jenis ganja sebanyak 364,3 kg dan 137 butir ekstasi dengan total nilai sekitar Rp.9 miliar. Untuk narkotika jenis sabu dan ekstasi, pemusnahannya dilakukan dengan jalan merebus dalam panci. Air rebusan selanjutnya ditanam dalam tanah. Sedangkan narkotika jenis ganja, pemusnahannya dilakukan dengan pembakaran dan sisa abunya juga ditanam dalam tanah.
                Selain Kapolresta dan Wali Kota Medan, pemusnahan barang bukti ini turut dihadiri Kajari Medan Syamsuri SH MH, Kapten Inf Hari Susilo mewakili Dandim 0201/BS, Wakil Ketua DPRD Medan Ikhwan Ritonga, Labfor Poldasu  aKBP Hj Zulni Erma, Kabag penindakan BNN Sumut AKBP Joko Susilo, Rektor UMSU DR H Agus Sani MAP, Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Doni Alexander SIK, Kasi penyidikan BPOM Medan Drs Ramses serta  elemen mahasiswa.
                Menurut Kapolresta Medan, pemusnahan ini merupakan sebagai bentuk atau simbol bahwa narkoba di seluruh jajaran Polresta Medan harus dimusnahkan. Untuk memberantas narkoba, Kapolreta minta dukungan penuh seluruh elemen masyarakat. Tanpa dukungan itu sulit bagi pihak kepolisan dalam memberantas barang terlarang tersebut.
                 Selama tahun 2014 ungkap Kapolresta, pihaknya berhasil mengamankan narkotika jenis sabu sebanyak 47 kg dan ganja sebanyak 1,2  ton. Dari hasil pengamanan yang telah dilakukan itu, Sumut masuk daerah yang tertinggi di Indonesia terkait masalah narkotuika jenis sabu. Karenanya itulah Kapolresta beserta jajarannya akan terus berupaya menekan peredaran sabu diseluruh wilayah hukum Polresta Medan.
                “Polisi tidak dapat bekerja sendiri dalam menekah dan mencegah peredaran narkoba. Untuk itu piolisi harus mendapat dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Tahun 2015, kita akan melaksanakan program pencegahan bersama dengan sejumlah dinas beserta BNN Provinsi Sumatera Utara,” kata Kapolresta.
                Selanjutnya Kapolresta juga menegaskan, pihaknya sangat serius untuk memberantas segala jenis peredaran narkoba dan menindak tegas para pelakunya, termasuk parat kepolisian yang terlibat di dalamnya. “Apalagi Kapoldasu telah memberikan instruksi untuk menindak tegas dan memecat aparat kepolisian yang terbukti terlibat narkoba,” ungkapnya.
                Sementara itu Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengatakan, pemusnahan barang bukti berupa narkotika ini merupakan bukti nyata bahwa Polresta Medan benar-benar berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat).  Karena itulah Wali Kota sangat mendukung dan mengapresiasi pemusnahan barang  bukti ini. Sebab, keberadaan narkoba di Kota Medan telah sampai batas meresahkan masyarakat.  “Jadi peredaran narkoba ini harus ditekan!” tegas Wali Kota.
                Pada kesempatan itu Wali kota tak lupa mengucapkan terima kasihnya kepada Kapolresta Medan beserta seluruh jajarannya. Dirinya beserta sleuruh jajaran, terutama para camat akan terus berkomitmen yang sama  membantu aparat kepolisian dalam memberantas bahaya laten narkoba yang kini terus mengintai masyarakat, khususnya generasi muda.
                “Mari kita jadikan kegiatan hari ini sebagai motivasi kepada kita semua untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, lebih tuntas serta lebih ikhlas dalam memberikan pengayoman kepada seluruh amsyarakat Kota Medan, khususnya dalam rangka pemberantas pekat ini,” harap Wali Kota.
                Sebelum mengakhiri sambutannya,  mantan Sekda Kota Medan mengatakan, menjadikan Kota Medan sebagai kota bebas narkoba merupakan impian bersama. Atas dasar itulah itulah Wali Kota mengajak untuk membangun dan membuat langkah-langkah strategis, guna mewujudkan mimpi tersebut.
                Sebelumnya Kasat Res Narkoba Polresta Medan, Kompol Doni Alexander dalam laporannya menjelaskan, barang bukti narkotik yang dimusnahkan ini merupakan hasil  penangkapan yang dilakukan dari 8 lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Medan. Dari 8 lokasi penangkapan itu, pihaknya telah menetapkan 20 orang menjadi tersangka.
                “Narkotika yang kita amankan dari 8 lokasi tersebut senilai Rp.9 miliar meliputi narkotika jenis sabu sebanyak 8,1 kg, narkotika jenis ganja 364,3 kg dan ekstasi sebanyak 137 butir. Seluruhnya kita musnahkan hari ini,” jelas Doni. (Rina)

Walikota Medan Tinjau Pengaspalan
Jalan Se Sikambing


Medan ( MP.C)     
             Buruknya ruas jalan  Sei Sikambing tepatnya didepan Pasar Sei Sikambing Medan Helvetia menjadi keluhan mayasrakat terutama pengguna jalan yang melalaui akses jalan tersebut, dengan kondisi jalan yang berlubang mengakibatnya terjadi kemacatan ditambah lagi para pedagang menggelar dagangan di badan jalan, serta drainase tersumbat akaibat sampah para pedagang sehingga bila hujan terjadi  genanangan air di badan jalan tersebut.
            Untuk mengatasi keluhan masyarakat, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin meminta pihak Dinas Bina Marga Kota Medan Ir Khairul Syahnan untuk mengaspal jalan tersebut, Selasa (13/1) malam, dan dimintakan agar pengaspalan jalan tersebut harus selesai besok paginya sehingga  nantinya masyarakat pengguna jalan melalai Jalan Sei Sikambing dapat melalaui dengan nyaman dan kemacatan berkurang. Hadir Dirut PD Pasar Beny Sihotang, Kasatpol PP M Sofyan, Asisten Pemeritah Drs Musadad dan sejumlah SKPD jajaran pemko Medan.
            “ Saya minta pengaspalan jalan ini yang panjangnya lebih kurang 100 meter harus selesai pagi hari agar mamasyarakat yang melalui8 akses jalan ini merasa nyaman dan kemacatan selama ini terjadi dapat diatasi, “ pinta Eldin.
            Eldin menjelaskan, akses jalan Sei Sikambing ini adalah fasilitas umum yang penyelesaiannya harus diprioritaskan, dan pemerintah Kota Medan tidak melarang para pedagang untuk berjulan tetapi mereka harus mau mematuhi aturan-aturan yang ada, ini merupakan Pasar Swasata dan mereka para pedagang tidak boleh berdagang di badan jalan sesuai aturan yang telah disepakati bersama.
            Eldin juga berhararap akses jalan yang rusak  ini segera diperbaiki dan diaspal kembali karena selama ini jalan yang berlubang selalu menimbulkan kemacatan sehingga pengguna jalan yang melintas di jalan Sei Sikambing ini tidak lagi nyaman, dan ini menjadi keluhan banyak masyarakat, untuk itulah malam ini harus segera diperbaiki.
            “  Saya minta setelah pengaspalan ini segera dijaga agar para pedagang tidak dibenarkan lagi berjualan di tepi jalan karena tempat mereka sudah ada di dalam dan kepada pihak PD Pasar saya mintakan untuk membina dan awasi para pedagang untuk menjaga kebersihan tidak membuang sampah disembarangan tempat kuhususnya di drainase, “ ujra Eldin.
            Eldin juga meminta kepada pihak Satuan Pamongpraja untuk melakukan penataan kepada para pedagang yang berjualan diatas jalan, pemerintah Kota Medan memprsilahkan mereka untuk berjualan tetapi tidak di tepi jalan, bila mereka menggunakan halaman orang silahkan, asalkan tidak mengganggu dan menimbulkan keluhan masyarakat.
            Menurutnya, pada umumnya masayarakat banyak  megeluhkan  kondisi  jalan yang rusak, ini yang menjadi priorirtas pemerintah kota, karena banyak masyarakat yang membutuhkan akses jalan untuk aktifitasnya sehari-hari, karena bayak hal keperluan seperti emergensy membutuhkan pertolongan segera ke Rumah Sakit, tentunya dengan adanya kemacatan  akan menghambat kelancaran.
            “ Malam ini kita lakukan pengaspalan dan nanti besoknya kita akan aspal jalan sebelahnya lagi, selain itu saya minta pihak Dinas Bina Marga  untuk menggorek drainase yang tersumbat dan membersihkan gorong-gorong yang ada, “ ungkap Eldin. (Rina)
Wali Kota Harap Forkala Pelopor
Usung Harmony in Diversity

Medan ( MP.C)     
Sebagai salah satu organisasi atau lembaga yang menghimpun para tokoh adat yang ada di Kota Medan, Forum Komunikasi Antar Lembaga Adata (Forkala) memiliki peranan penting untuk menjaga keharmonisan di tengah - tengah masyarakat. Salah satunya dengan menggelar silaturahmi antar tokoh  adat dalam rangka menjaga keharmonisan adat..
Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi pada saat menghadiri silaturahmi tokoh adat Kota Medan tahun 2015 di Medan Club Jalan Kartini Medan.Silaturahmi tokoh adat ini mengusung tema “ Membangun Medan Dalam Kebhinekaan” merupakan program kerja Forkala Medan tahun 2015.
Silaturahmi ini turut dihadiri sejumlah tokoh adat diantaranya tokoh adat Melayu, Datok Adil Fredy Haberham, tokoh adat Minang Drs Admar Djas Msc, tokoh adat Karo Prof Djainat Sembiring, tokoh adat Maluku H Joni Waas, tokoh adat Sulawesi Selatan H Marwan Bugis, tokoh adat Simalungun Baharin Damanik dan tokoh adat Manado H Roli Piyai serta tokoh adat Angkola H Sahrin Husein Siregar.
Menurut Wali Kota, Pemko Medan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang digelar Forkala tersebut.  Kegiatan itu dinilainya sangat strategis mengingat Kota Medan merupakan kota yang multikultural, sehingga perlu ada banyak dialog bagi pemuka - pemuka adat dalam menjaga kestabilan serta keharmonisan di ibukota Provinsi Sumatera Utara..
"Melalui forum silaturahmi ini saya ingin menyampaikan beberapa pesan, pertama selaku warga Kota Medan kita memiliki hak dan kewajiban yang sama. Saya berharap kita semua dapat meleburkan perbedaan yang ada dan memunculkan persamaan. Artinya walaupun berbeda kita dapat saling bertoleransi dan hidup berdampingan secara damai", kata Wali Kota.
Selanjutnya mantan Sekda Kota Medan ini juga menyampaikan, dengan perbedaan yang ada ini dia berharap tetap bergandengan tangan serta melangkah bersama dalam memajukan Kota  Medan yang tercinta ini. Kemudian saling mengingatkan bahwa perbedaan yang  ada bukanlah bagian dari alat pemecah namun sebagai kekuatan besar dalam menjadikan kota medan kota yang lebih maju lagi kedepannya.
" Saya atas nama Pemko Medan maupun pribadi juga berharap kepada Forkala untuk menjadi pelopor dalam mengusung Harmony In Diversity (keharmonisan dalam kemajemukan) di  Kota Medan. Kemajemukan yang harmonis ini akan lebih menambah daya tarik kita sebagai kota selalu mengedepankan musyawarah dialog dan diskusi dalam memecahkan permasalahan. Apalagi silaturahmi ini mengangkat tema “Membangun Medan Dalam Kebhinekaan”, tentunya hal ini sejalan dengan program Pemko Medan yang terus berkomitmen menjaga keharmonisan di dalam masyarakat,” ungkapnya.
Dihadapan Ketua Presidium Forkala kota Medan H T Yose Rizal, Ketua MUI Prof M. Hatta, Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU Dr Sahron Lubis, tokoh masyarakat dr Getta, KH Nazaruddin Lubis dan Syaiful Bahri Zakaria yang turuthadir , Wali Kota menilai kebhinekaan dapat terwujud jika semua pihak paham akan arti bhineka dan mengerti rasa persatuan, persaudaraan dan toleransi. "Jika sudah terbangun dan dikukuhkan dihati masing - masing rasa tersebut ,makan akan semakin terwujud Kota Medan yang berdaya saing, nyaman, peduli dan sejahtera", jelasnya.
Sementara itu Ketua Presidium Forkala Kota Medan, HT Yose Rizal dalam sambutannya mengatakan, keanekaragaman budaya menjadikan Kota Medan sebagai wadah dimana masyarakatnya harus membangun saling pengertian dan kerjasama agar tidak terjebak dalam nepotisme sempit atau kelompok yang hanya akan mengantar masyarakat menjadi statis, tertutup dan saling curiga. Untuk itu  harus dibangun jembatan emas kebersamaan dan kebersahajaan di atas berbagai perbedaan yang ada di tengah masyarakat.
Di samping tambahnya lagi,  interaksi masyarakat dari berbagai etnis dan budaya yang ada di Kota Medan telah melahirkan bangsa indonesia seperti diketahui kebhinekaan telah menghiasi keluarga masyarakat Kota Medan. Tidak ada suku atau etnis yang dominan di Kota Medan dan tidak pernah muncul konflik horizontal akibat superioritas etnis tertentu terhadap etnis lain.
           "Atas kondisi plural Kota Medan ini, Forkala memandang penting untuk dilakukan upaya - upaya berkesinambungan atas program program pembinaan lembaga adat di Kota Medan. Dengan silaturahmi ini kita harus menyikapi perubahan zaman dengan mengikuti pepatah Melayu  yang mengatakan, " Nan Elok Dipakai, Nan Buruk Dibuang", tetapi tetap dengan mengingatkan betapa pentingnya adat lembaga bagi eksistensi sebuah bangsa", kata Yose.
Sedangkan  Drs Admar Minang Djas MSc mewakili tokoh adat Minang mengungkapkan, para tokoh adat sangat bersyukur atas dilaksanakan silaturahmi ini, Dia berharap kegiatan ini akan dapat berdampak positif dalam menjaga keharmonisan di dalam perbedaan adat. Kemudian dia berpesan kepada Wali Kota Medan untuk senantiasa  terus memperhatikan kekurangan maupun permasalahan yang terjadi saat ini seperti infrastruktur, drainase dan jalan.
“Untuk itulah tokoh adat mendukung penuh setiap rogram pembangunan Pemko Medan dan siap berpartisipasi dalam meningkatkan pembangunan. Kepada para tokoh adat, mari kita satukan tekad dan bahu membahu untuk membangun Kota Medan dengan menjaga keharmonisan di dalam perbedaan,” ungkapnya seraya menambahkan ada tiga pedoman dalam menjaga keharmonisan yakni jangan hina suku dan budaya orang, jangan hina keturunan orang dan jangan hina agama orang. (Rina)

Wali Kota Beri Bantuan Kursi Roda

Medan ( MP.C)     

                Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menyerahkan bantuan 1 unit kursi roda kepada salah seorang tokoh agama,  Azwar Hasan (65)  di Jalan Bromo Gg. Takwa, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Rabu (14/1). Diharapkan melalui bantuan itu, bisa membantu Azwar dalam beraktifitas, terutama untuk melaksanakan shalat lima waktu berjamaah di masjid yang ada di dekat rumahnya. Akibat penyakit yang dideritanya, pria yang selama ini dikenal sebagai ustadz itu tidak dapat berjalan.
                Selain satu unit kursi roda, mantan Sekda Kota Medan itu juga menyerahkan satu bungkus bingkisan kepada Azwar. Pemberian itu membuat Azwar beserta seluruh keluarga terharu, sebab mereka tidak menyangka di tengah kesibukan Wali Kota dalam menjalankan roda pemerintahan namun masih peduli dan perhatian dengan kondisi warganya.
                Didampingi istri tercinta, Azwar dengan mata berkaca-kaca menceritakan kondisi penyakit yuang dideritanya. Diduga akibat komplikasi sejumlah penyakit, dirinya tidak dapat berjalan seperti biasanya. Meski sudah berobat dengan dokter spesialis maupun pengobatan alternatif namun penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
                “Kalau tidak salah, ada sekitar 10 bulan saya hanya terbaring tanpa bisa beraktifitas sedikit pun. Jika ingin berdiri, saya harus dibopong. Kaki saya kebas dan tidak berasa  sedikit pun. Meski sudah diobati  namun tidak sembuh-sembuh. Alhamdulillah belakangan ini kondisi kesehatan saya sedikit membaik setelah berobat alternatif,” kata Azwar kepada Wali Kota.
                Meski belum bisa berjalan, Azwar mengaku mulai ada perubahan dalam dirinya setelah berobat alternatif terebut. Untuk itulah mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota, sebab bantuan kursi roda itu sangat besar manfaat bagi dirinya. Dengan kursi roda itu, Azwan akan berupaya unhtuk tidak dibopong-bopong lagi.
                “Terima kasih atas bantuan yang diberikan ini, Pak. Di tengah kesibukan bapak, masih menyempatkan waktu untuk datang dan memberikan bantuan kursi roda ini. Semoga bantuan yang diberikan ini menjadi amal ibadah bagi bapak. Sekali lagi, terima kasih yang banyak..Pak,” ungkapnya bernada haru.
                Usai menyerahkan bantuan kursi roda, Wali Kota dibantu anggota keluarga membantu Azwar untuk menduduki kursi roda tersebut. Setelah itu Wali kota menjelaskan kepada Azwar cara menggunakan kursi roda, guna membantunya dalam beraktifitas. Meski sudah menyerahkan kursi roda tersebut, Wali Kota berpesan kepada Azwar supaya tidak selamanya menggunakan kursi roda.
                “Saya berharap agar bapak rajin melatih pergerakan kaki dan belajar untuk berjalan kembali. Insya Allah jika ini rutin dilakukan, bapak saya doakan bisa berjalan seperti biasanya. Di samping itu bapak harus terus melanjutkan pengobatan yang selama ini sedang dijalani,” pesan Wali Kota sambil mengelus bahu Azwar. (Rina)

Medan Akan Memiliki
Pusat Kuliner Khas Melayu

Medan ( MP.C)     
an menjual aneka makanan dan minuman khas Melayu. Rencananya, pusat kuliner ini akan dibangun di Jalan Brigjen Katamso Medan dengan menggunakan bahan kayu yang dipadu dengan ornamen-ornamen Melayu.  Pembangunan pusat kuliner ini sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya sekaliguas meningkatkan perekonomian masyarakat Melayu.
                Demikian terungkap ketika Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi sejumlah pimpinan SKPD menerima kunjungan pengurus Lembaga Konsorsium Melayu Bersatu (LKMB) di Balai Kota Medan, Kamis (15/1).
                “Peletakan batu pertama pembangunan pusat kuliner khas Melayu ini akan segera kita lakukan dalam waktu dekat ini. Saat ini kita telah mengumpulkan dana sebesar Rp.250 juta, sedangkan total biaya yang dibutuhkan sekitar Rp.600 juta,” kata Ketua LKMB, Dr H . Isa Indrawan diodampingi sejumlah pengurus lainnya.
                Pria yang sehari-harinya menjabat sebagai Rektor Universitas Panca Budi  ini optimis, kekurangan dana itu akan tertutupi seiring dengan jalannya pembangunan pusat kuliner khas Melayu tersebut. Untuk itu dia mengajak masyarakat Melayu yang ingin bergabung dapat memberikan bantuan guna menyeleaikan pembangunan pusat kuliner tersebut.
                “Selain pusat kuliner, tempat ini juga nanti akan dapat dijadikan sebagai lokasi berkumpulnya masyarakat Melayu.  Kita berharap semakin sering masyarakat Melayu berkumpul tentunya akan melahirkan gagasan maupun pemikiran yang lebih besar lagi, termasuk dalam rangka mendukung pembangunan di Kota Medan,” kata Isa.
                Selain pusat kuliner, Isa mengaku LKMB punya mimpi yang menurutnya bisa terwujud jika seluruh masyarakat Melayu bersatu. Mimpi itu yakni ingin membangun tower yang akan dijadikan sebagai pusat perekonomian berciri khas Melayu. Jika tower ini berdiri, Isa optimis akan menjadi salahs atu ikon di Kota Medan.  “Untuk mewujudkan mimpi ini, kami tentunya ingin dukungan penuh sleuruh masyarakat Melayu, terutama Wali Kota Medan,” ungkapnya.
                Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Ekldin S MSi menyambut baik gagasan LKMB tersebut, terutama pembangunan pusat kuliner khas Melayu. Soalnya Kota Medan yang berdiri di atas Tanah Melayu sampai saat ini belum memiiki pusat kuliner yang menyajikan aneka makanan maupun minuman khas Tanah Deli.
                “Pemko Medan tentunya mendukung rencana pembangunan pusat kuliner khas Melayu ini. Kehadiran pusat kuliner khas Melayu ini tentunya akan semakin mendukung Kota Medan sebagai pusat kuliner yang memiliki dua rasa yaitu enak dan enak sekali, sehingga menaruik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi Kota Medan,” kata Wali Kota. (Rina)

Wali Kota Apresiasi Pembangunan
Kampung Baca Nelayan

Medan ( MP.C)     
Sumatera Women Foundation (SWF) bersama Tim Medan Berhias akan membangun Kampung Baca Nelayan di  Kampung Nelayan Kecamatan Medan Belawan. Pembentukan Kampung Baca ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat nelayan. Melalui buku-buku yang disediakan, pengetahuan masyarakat nelayan, terutama anak-anak bisa lebih meningkat lagi.
Demikian disampaikan CEO SWF Nova Zain dan Ketua Tim Medan Berhias Dewi Budiarti Teruna Jasa Said ketika bertemu dengan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Msi di Balai Kota Medan, Kamis (15/1). Direncanakan, Kampung Baca nelayan ini akan diresmikan pada 20 Januari mendatang oleh Wali Kota.
Nova menjelaskan, program bersama ini merupakan program baru dan pertama kali di Provinsi Sumatera Utara. Sejauh ini belum ada kabupaten/kota di Sumut yang memiliki Kampung Baca Nelayan. Karenanya, dia berharap agar kehadiran Kampung Baca Nelayan ini akan semakin meningkatkan minat masyarakat, terutama anak-anak untuk membaca.
“Selain masyarakat, kehadiran Kampung Baca Nelayan ini kita targetkan untuk para generasi muda, khususnya anak - anak agar mereka gemar membaca. Dengan membaca, mereka bisa mengembangkan wawasannya,” kata Nova.
Kampung Baca Nelayan ini kata Nova, mendapatkan dukungan dan support  dari PT Telkom. Dukungan yang diberikan berupa optik  sambungan  internet dan beberapa laptop untuk dapat dipergunakan anak - anak. "Jadi dengan adanya internet dapat membantu mereka dalam mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Selain itu laptop akan menjadi katalog digital bagi mereka," ungkapnya.
Dijelaskan Nova, ada empat  tempat yang dibangun menjadi  Kampung  Baca  Nelayan yang berlokasi di dua wilayah yakni kawasan Gabion Belawan dan  Kampung  Nelayan  Indah.Untuk di  Kampung Nelayan Indah akan dibangun dua tempat, sebab wilayah itu cukup luas  sehingga masyarakat akan mudah mengunjunginya.
Sementara itu Ketua Tim Medan Berhias, Dewi Budiarti  Teruna Jasa Said menjelaskan, pembentukan Kampung Baca  Nelayan yang digagas SWF dan Medan Berhias, juga akan disertaio dengan pembekalan lingkungan bagi masyarakat. Untuk itu Medan berhias akan menurhjnkan relawannya untuk melakukan pembekalan, sehingga masyarakat sekitar dapat mendukung program Medan Berhias.
"Target dari program ini selain pendidikan adalah melakukan pembersihan di kawasan pesisir pantai, Medan Berhias akan menurunkan para relawannya untuk ikut berpartisipasi dalam program ini. Kita berharap program bersama ini tidak hanya di lakukan di Kampung  Nelayan saja, tetapi juga di tempat atau lokasi lainnya,” papar Dewi.
Menurut Dewi, program ini juga akan didukung oleh Percetakan Madju yang akan membantu penyediaan buku dan petunjuk pendidikan berupa poster. Di samping itu akan ada les bahasa Inggris untuk generasi muda. " Inti dari  program ini adalah untuk merubah maindsite masyarakat seperti arahan Bapak Wali Kota, sebab Medan Berhias bukan hanya melakukan pembangunan taman dan peduli kebersihan akan tetapi dengan adanya kampung baca ini nantinya Medan Berhias dapat memberikan petunjuk - petunjuk untuk membedah lingkungan kepada masyarakat,” jelasnya.
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Msi menyambut baik dan mengapresiasi pembentukan kampung baca yang dibentuk SWF bersama Medan Berhias. Dengan dibentuknya Kampung Baca Nelayan ini, Wali kota berharap dapat menambah  ilmu pengetahuan masyarakat pesisir Belawan.
“Saya menilai program ini sangat bagus,  sebab berbasic  pendidikan dan harus didukung penuh. Kehadiran Kampung Baca Nelayan ini tentunya sangat membantu Pemko Medan dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Jadi kita sangat mengapresiasi pembangunan Kampung Baca Nelayan ini, sebab dengan membaca pengetahuan dan wawasan masyarakat akan lebih berkembang,” kata Wali kota. (Rina)

Ketua TP PKK Medan Hadiri Peringatan Maulid

Medan ( MP.C)     
            Melalaui peringatan maulid Nabi besar Muhammad SAW menjadi wadah bersilarutahmi, dengan silaturahmi inilah dapat memperkuat persaudaraan, kebersamaan serta kerja sama yang bersinergi, sebagai mana banyak para ulama menyampaikan pesan, bahwa sifat bergandengan tangan antar sesama merupakan faktor yang sangat dominan guna bersama-sama mewujudkan tatanan kehidupan yang lerbih baik, duniawi dan ukhrowi atau material dan spritual terutama dalam upaya memacu akselerasi pembangunan Kota Medan.
            Hal ini ditakatan oleh ketua TP PKK Kota Medan nyonya Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang digelar oleh BKMT Kota Medan kerja sama dengan PKK Kota Medan Kamis (15/1) di Masjid Raya Al-Mashun Medan, hadir Ustad Drs H Azwardi Nasution, Ketua BKMT Sumut Dra Hj Rosmawati Harahap, serta para ketua BKMT kecamatan se Kota Medan serta para anggota.
            Dikatakannya, acara peringatan maulid nabi yang dilaksanakan oleh kaum ibu kelompok pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Medan dinilai sangat baik, diharapkan melalui peringatan maulid ini dapat meningkatkan program pembangunan Kota Medan antara TP PKK dengan Ibu-Ibu BKMT sekota Medan, hal ini sangat penting ditingkatklan mengingat peranan kaum wanita adalah sebagai motor penggerak pembangunan.
            Menurutnya, program PKK Kota Medan yang sedang digalakkan adalah program Medan  Bersih Hijau Asri Dan Sehat ( BERHIAS), program ini perlu didukung oleh para kaum ibu-ibu dari BKMT Kota Medan maupun ibu-ibu pengajian lainnya, sebab kelompok pengajian kaum ibu-ibu selain mengajak dan membina umat yang berahklak dan terpuji,  juga dapat membantu program pemerintah dan membangun umat lebih beriman secara kualitas dan lahir batin.
            “ Saya berharap dengan  peringatan Maulid Nabi Muhamamad SAW, sifat-sifat Nabi yakni Sidik, Fatonah, Amanah  dan lainnya hendaknya semua masyarakay Kota Medan , Sumut dan didunia ini kiranya dapat memiliki sifat tersebut, Insya Allah pembangunan Kota Medan akan dapat terlaksanakan dengan baik dan masyakat rukun dan damai, “ harap Rita.
            Ketua BKMT Kota Medan Nyonya Hj Aminah Yunus Rasyid mengatakan, cara maulid ini merupakan program kertja BKMT yang berada pada bidang dakwa yang setiap tahunnya dilaksanakan, dan tema pada peringatan maulid tahu  ini adalah “ Alqur’an pedoman ku, Nabi Muhamamd idolaku” dan acara Maulid ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas wanita muslimah pada umunya   karena pada umumnya pengajian BKMT adalah kaum ibu muslimah.
            Sementara itu Al Ustadz Drs H Azwardin Nasution dalam tausyiyahnya mengatakan, peringatan hari Maulid Nabi Besar Muhammad SAW adalah merupakan peringatan hari besar Islam yang paling besar dari delapan hari besar Islam yang ada seperti Lailatur Qadar, 1 Muharam, Idul Fitri, Idul Adha,  dan laiinya, lahirnya Nabi Muhammad SAW menjadi rahmat bagi semesta alam. (Rina)


Lanjutkan Pendidikan S-1
Walikota Medan Lepas Keberangkatan 

Sepuluh Santri Ke Arab Saudi

Medan( MP.C)     
            Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin didampingi Kepala Bagian Agama Dan Pendidikan Drs Ilyas Halim  melepas keberangkat  sepuluh orang  alumni santri Pesantren Tarbiyah  Islamiyah  Ar-Rhaudathul Hasanah Jalan Setia Budi Medan, Jumat (16/1) di rumah dinas Walikota Medan jalan Sudirman , keberangkatan sepuluh  alumni santri ini merupakan bea siswa dari kerajaan Arab Saudi untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke Strata-1(S-1).
            Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin berharap agar par a santri yang mendapat kesempatan melanjutkan jenjang pendidikannya dengan bea siswa dari Kerajaan Arab Saudi ini  agar benar-benar dimanfaat dan betul-betul serta giat belajar, karena kesempatan berharaga seperti ini tidak semua oran yang mendapatkannya.
            “ Saya berharap agar anak-anakku yang mendapat kesempatan ini agar benar-benar memanfaatkannya, belajarlah dengan tekun dan rajin, adik-adik harus bersyukur karena tidak semua orang bisa mendapatakan kesempatan seperti ini, “: ujar Eldin.
            Eldin juga meminta kepada para santri yang melnajutkan pendidikannya di Arab Saudi agar tidak mencontoh budaya yang ada disana yang tidak sesuai, namun harsu terus menggali Ilmu dan pengetahuan sedalam-dalamnya, untuk menjadi bekal dan nantinya dapat bermanfaat baik itu kepada diri sendiri juga untuk bangsa dan negara klhsusunya pembangunan Kota Medan.
            “ Saya berharap kepada para santri nantinya sepulang dari pendidikan dari Arab Saudi dapat mengembangkan Ilmunya, sehinga nantinya memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Medan, “ harap Eldi.
            Direktur Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Drs H Rasyididn Bina MA didampingi  Pembina Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Abdul Muthalib menjelaskan, keberangkatan sepuluh alumni santri ini merupakan undangan dari kerajaan Arab Saudi untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S-1 dengan fasilitas bea siswa yang di keluarkan oleh kerajaan Arab Saudi.
            Dikatakannya, kesepuluh orang alumni santri yang berangkat ini merupakan santri yang terbaik dari hasil seleksi. Kesepuluh Santri yang berangkat tersebut adalah, Fadlan Habibi Harahap, Syaiful Muhammad Khadafi, Fatsar Adil Harahap, Muhammad Yusuf Habibi, Abdan Syakura Hamdani, Muhammad Mahya Nasyuha, Rifki Nauval, Muhammad Ryusdi, Muhammad Fadillah Nasution, dan Syahrul Budiman Harahap. (Rina)

Minggu ketiga Januari  2015

 
Dengan Membayar PKB Dan


 BBN-KB Tepat Waktu Akan Menjamin

 Keabsahan Kepemilikan Kenderaan 
Bermotor Anda--------------------- ------------------------------------------------------------------------------------------
 OLAHRAGA
 

5 Petenis Asia paling jadi sorotan dunia

  -5 Petenis Asia paling jadi sorotan dunia Beberapa petenis dari Asia juga sempat mencicipi manisnya kemenangan. Meski selama ini, kemenangan itu lebih sering dinikmati oleh para petenis dari Rusia atau Amerika. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa cabang olahraga ini akan segera dikuasai oleh para petenis dari Asia. Berikut adalah lima petenis Asia yang paling jadi sorotan dunia, menurut sportskeeda.com.(mc)

Tevez ingin Juve rekrut Osvaldo lagi

 Tevez ingin Juve rekrut Osvaldo lagi- Attacante Juventus, Carlos Tevez mengaku senang jika bisa bermain satu tim lagi dengan penyerang Inter Milan, Pablo Osvaldo. Hal tersebut diungkapkan Tevez menanggapi rumor akan bergabungnya Osvaldo untuk kali kedua ke Turin.

"Osvaldo adalah pemain yang hebat, tentu saja saya ingin ia berada dalam tim kami. Dia terbukti mampu menjadi pembeda, hal itu ia tunjukkan bersama Inter musim ini," ungkap Tevez seperti dilansir Sky Italia.

"Jika saya menjadi pelatih, saya ingin Osvaldo menjadi penyerang saya. Saya tak tahu apakah ia akan pindah kali ini, namun saya tentu akan senang jika dia gabung Juve."

Osvaldo sendiri musim ini dipinjam oleh Inter dari Southampton dan mencatatkan produktivitas yang cukup baik dengan torehan tujuh gol dan lima assist dalam 19 laga. Namun ia kini terancam diputus kontrak oleh Nerazzurri menyusul friksi antara dirinya dengan Mauro Icardi dalam laga menghadapi Juve beberapa waktu lalu.

Musim lalu, pemain 29 tahun ini sempat juga dipinjam Juve selama setengah musim dari Soton dan turut membantu Bianconeri meraih gelar Scudetto. Kala itu ia mencetak tiga gol dan satu assist dalam 18 laga.(sky/mri) (mc)

KESEHATAN

Ingin buah hati berjenis kelamin laki-laki? Perbanyak makan pisang

 -Ingin buah hati berjenis kelamin laki-laki? Perbanyak makan pisang iLUSTRASI pISANG
 Saat hamil, terkadang ada beberapa jenis pasangan yang menginginkan jenis kelamin tertentu untuk menjadi buah hati mereka. Setelah memiliki anak perempuan, tentunya Anda dan suami pasti ingin memiliki anak laki-laki.

Selain menempuh jalan medis tertentu, ternyata ada cara alami untuk mewujudkan keinginan Anda. Dilansir dari dailymail.co.uk, makan pisang mampu membantu Anda untuk memiliki anak laki-laki.

"Satu buah pisang mengandung sekitar 422 mg kalium yang mampu memenuhi sekitar 13% kebutuhan harian tubuh. Mineral ini diperlukan untuk mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh yang mampu meningkatkan peluang seorang wanita untuk mengandung anak laki-laki," tulis penelitian dari Oxford University ini.

Lebih lanjut penelitian ini juga menemukan bahwa dari 740 sampel ibu hamil, para peneliti menemukan bahwa mereka yang rajin makan pisang setiap hari memiliki kesempatan sebesar 56% untuk memiliki anak laki-laki.

Bagaimana, tertarik untuk mencobanya?
 

'Seks liar' bakal jadi tren di tahun 2015

 - Sebuah penelitian mengungkap tren seks apa yang akan marak di tahun 2015. Berdasarkan penelitian ini, seks yang lebih 'liar' akan semakin digemari di tahun ini. Menurut peneliti, hal ini tak lepas dari semakin terbukanya pembicaraan tentang seks di masyarakat.

Salah satu hal yang memicu diskusi seks terbuka adalah buku Fifty Shades of Grey yang marak di tahun 2014 lalu. Penayangan film ini pada Februari mendatang juga diperkirakan menjadi pemicu tren seks tersebut. Tren seks yang akan digemari di tahun 2015 diperkirakan adalah penggunaan seks toy, gaya bercinta yang cenderung kinky dan liar, serta tren 'bicara nakal' di atas ranjang.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh LELO, sebuah desainer seks toy, menemukan bahwa pada lima tahun terakhir gaya bercinta yang liar dan penuh eksplorasi semakin digandrungi oleh masyarakat. Banyak orang yang juga mulai berani bereksperimen dengan gaya bercinta mereka, seperti dilansir oleh Health Site (05/01).

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa semakin banyak wanita yang percaya diri untuk memberitahu pasangan apa yang mereka inginkan di atas ranjang. Tahun ini, angka tersebut sekitar 83 persen, sementara di tahun 2009 hanya 67 persen wanita yang berani melakukannya.

Steve Thomson, kepala pemasaran LELO, menjelaskan bahwa ada perubahan besar dalam hal komunikasi seksual pada pasangan. Percakapan dan diskusi seks yang dianggap tabu dengan pasangan tampaknya dihancurkan oleh populernya buku Fifty Shades of Grey.

Penelitian juga mengungkap bahwa akan semakin banyak pasangan yang mau secara terbuka bereksperimen menggunakan seks toy dibandingkan dengan sebelumnya. Bagaimana pendapat Anda mengenai hasil penelitian ini? Apakah Anda termasuk yang akan menggemari seks liar dan nakal di tahun 2015?(mc)

4 Hal yang harus diketahui sebelum berdiet!

4 Hal yang harus diketahui sebelum berdiet! Ilustrasi selai kacang. ©Shutterstock/Karen Sarraga
  Saat ini banyak orang yang menjalani diet. Baik untuk kesehatan maupun untuk menurunkan berat badan. Namun seringkali orang langsung melakukan diet tanpa mencari informasi secara lengkap terlebih dahulu.

Jika Anda merencanakan untuk berdiet agar cepat langsing, ada hal yang sebaiknya Anda ketahui agar tidak terjebak dengan makanan-makanan yang sebaiknya tak Anda konsumsi saat berdiet atau anggapan yang bisa membuat diet gagal. Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui jika ingin berdiet, seperti dilansir oleh Women's Health Mag (13/01).

1. Selai kacang tak membantu berdiet
Meski selai kacang mengandung lemak yang menyehatkan, namun selai kacang juga penuh kalori. Karena itu, selai kacang bukan sahabat yang bisa Anda andalkan saat berdiet. Ketika mengonsumsi selai kacang, sebaiknya perhatikan porsinya. Jangan sampai berlebihan dan membuat diet Anda gagal.

2. Menjadi vegetarian tak mempercepat diet
menjadi vegetarian bukan jalan pintas untuk berdiet. Jika Anda ingin menjadi vegetarian, pastikan alasannya bukan untuk menjadi kurus. Jika tujuan Anda ingin menurunkan berat badan, Anda tak harus menjadi vegetarian. Anda hanya harus fokus pada buah-buahan segar, protein, lemak yang sehat, dan menghindari makanan cepat saji.

3. Berjalan-jalan saja tak cukup
Jalan sehat memang salah satu cara olahraga dan lebih baik dibandingkan dengan duduk terus-terusan. Namun berjalan-jalan saja tak cukup untuk membakar kalori. Jika Anda harus membakar 3.500 kalori per minggu untuk menurunkan berat badan, Anda perlu melakukan olahraga yang lebih aktif seperti lari.

4. Olahraga tak berarti Anda bebas makan apa saja
Hanya karena Anda rajin berolahraga, bukan berarti Anda kemudian bebas memakan apa saja. Ini sama saja dengan merusak diet secara perlahan. Olahraga teratur harus diimbangi dengan mengonsumsi makanan yang menyehatkan. Jangan harap bisa menurunkan berat badan jika Anda berolahraga namun tak menjaga makanan yang dikonsumsi.

Itulah beberapa anggapan yang bisa menyesatkan seseorang saat berdiet. Hal di atas seringkali dilakukan orang saat berdiet dan membuat mereka sulit menurunkan berat badan. Sebelum berdiet, sebaiknya Anda mengetahui hal-hal tersebut.(mc)

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda