MADYA POS.COM

Rabu, 04 November 2015

100 Desa- Sudir Santoso-Kasus Suap DPRD Sumut-Tolak PK-M2-

5 Nopember 2015



            Direktur BPDKS, Dadan Kusdiana :
100 Desa Akan Menerima Dana Rp. 30 Miliar

Medan (MPC)
Direktur Penyaluran Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dadan Kusdiana mengatakan, akan menyalurkan Rp. 30 miliar kepada 100 desa, tujuannya diantaranya ialah, salah satu  yang kerap terjadi kebakaran hutan dan ini salah satu program BPDPKS,” kata Dadan, kepada wartawan  di sela sosialisasi uji pemanfaatan Biodiesel 20 Persen (B20) di Medan, belum lama ini .

Bantuan diberikan dana masing-masing Rp. 300 juta per desa, namun pemeberian dana ini, diberikan kepada desa yang kerap terjadi kebakaran, dengan demikian pemberian dana ini, adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat desa untuk mengantisipasi atau mencegah kemungkinan terjadi kebakaran .

Dikatakan, pihaknya juga akan melakukan pelatihan , pemahaman ,pembelajaran  tentang soal bahayanya kebakaran disebabkan oleh api, untuk memperluas wawawasan ini maka akan dibangun organisasi dan fasilitasi untuk pendeteksian dini,”ungkap Dadan

Untuk program ini, Dia menjelaskan , bahwa saat ini sudah dilakukan uji coba di  sejumlah desa terutama di wilayah rawan bencana  kebakaran,  dan ini BPDPKS akan terus mengembangkan hingga sebanyak 100 desa, “tuturnya

Pemberian dana kepada desa, ada  kriterianya, dan akan diseleksi bagi penerima bantuan, namun yang mengelolanya bisa diberikan kepada pihak koperasi, perguruan tinggi, masyarakat setempat atau diberikan sesuai dengan kriteria BPDPKS.

BPDPKS juga salah satu menjalankan program pemerintah yang dibentuk sebagai Badan Layanan Umum terhitung di mulai tangggl 15 Juni 2015, dengan tugas penegmbangan kelapa sawit yang berkelanjutan untuk mendrong penggunaan bahan bakar nabatai (BBN)  jenis Biodiesel ,”katanya (s.01) 


Ketua DPN Parade Nusantara H. Sudir Santoso,SH,MH :
Kades Harus Hati-hati Penggunaan  Anggaran Desa, Ikuti Bintek Parade Nusantara
KetuaDPW Parade Nusantara Sumut,Drs.H.Raudin Purba,MPdI :
* Bintek Mengantisipasi Penyalahgunaan Wewenang dan     Penyaluraran Dana Desa
H. Sudir Santoso, SH. MH.Medan (MPC)
Ketua DPN Persatuan Rakyat Indonesia Nusantara (Parade ) Nusantara  Sudir Santoso,SH,MH mengatakan, para kepala desa kalau tidak hati-hati dalam mengelola dan mencairkan dana desa, maka dikhawatirkan terjerat dalam hukum pidana, namun dengan diadakannya bimbingan teknis sistem informasi transparansi anggaran kegiatan desa, untuk para kepala desa, maka mudah-mudahan penggunaan dana desa tepat guna dan tepat sasaran.
Demikian, diungkapkan Sudir Santoso  , saat pembukaan Bintek Sistem Informasi Transparansi Anggaran Kegiatan Desa untuk Pemerintah Kabupaten Asahan di Asrama Haji  Jl. Pangkalan Mansyur Medan Jum’at (23/10)
Dikatakan, tujuan kegiatan  bintek antara lain, untuk mengantisipasi penyaluran dana desa, kita mengetahui bahwa Dana desa yang digulirkan melalui Kas Pemerintah Kabupaten/Kota ke rekening  Desa harus digunakan dengan transparan semua itu dilakukan untuk kesejahteraan rakyat di desa,” ini sesuai komitmen Parade Nusantra, “ katanya
Perjuangan Parade Nusantra untuk UU Desa No. 6 Tahun 2004 Tentang Desa, sangat melelahkan, bahkan lahirnya undang-undang desa ini , 11 nyawa kepala desa tertindas hingga gugur, karena ikut dalam memperjuangkan UU Desa No. 6 Tahun 2004 di Jakarta, beberapa tahun lalu  “ungkap Sudir
Karenanya lanjut Sudir Parade terus berjuang demi rakyat desa di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), UU Desa No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa dalam BAB X yang mengamanatkan  bahwa BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDesa) dapat bekerjasama dengan pihak ke 3 (tiga)  yakni, Pembangunan gedung Pasar Desa Nusantara-Mart (Pasadena Mart) , Program Kios Bank (Pembayaran secara online) untuk melayani kewajiban pembanyaran seluruh masyarakat desa , yang setiap beroperasi disetiap kantor desa/kelurahan
Program Simpan Pinjam Parade, Anjungan tunai mandiri (ATM) dan program TV Kabel beserta pengadaan dan pendistribusian Set Top Box TV/Receiver TV ke warga desa dalam program penyebaran informasi penyuluhan dan pemberdayaan UMKM melalui TVDESA,  untuk  program online, kata Sudir, pihaknya bekerjasama nanti dengan Bank Artha, dengan demikian unsur  Person di Parade Nusantara dapat bekerja bersama-sama dengan Bank Arta” ‘ujarnya
Ketua DPW Parade Nusantara Sumut, Drs.H. Raudin Purba, MPdI memaparkan,  kegiatan Bintek Sistem Informasi Transparansi Anggaran Kegiatan Desa dengan materi kegiatan, yakni, Sistem keuangan desa, prosedur penerimaan anggaran, pengeluaran anggaran, laporan pertanggungjawaban , sistem pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMD)
Sistem informasi desa, Monografi desa (data desa, papan profil desa), mendapatkan buku panduan / Receiver,  kas desa, administrasi desa dan kegiatan balanko-blanko administrasi desa, kesemua ini dipandu dengan struktur yang didatangkan dari tenaga ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) , dan pakar Desa, seperti , Surjokotjo, hadir sejumlah DPD Parade Nusantara Kabupaten
Bintek Sistem Informasi Transparansi Anggaran Kegiatan Desa, dilaksanakan tiga hari, di mulai Jum’at  hingga Minggu, kegiatan yang serupa ini, akan terus berlanjut , diupayakan dilakukan di jajaran Provinsi Sumatera Utara pada tingkat Kabupatan/Kota, dengan materi kegiatan ini Parade Nusantara berharap , prosedur, penerimaan dan penggunaan anggaran dana desa (APBN) hasil ini diharapkan dapat mengantisipasi penyalahgunaan wewenang dan penyaluran anggaran dana desa , sehingga dengan demikian berjalan sesuai harapan rakyat,”katanya (01.nn)
 

                  RINGKOLINDAK PTPN II DILANTIK

 Tanjung Morawa (MPC)
Direktur Utama PTPN II Bhatara Moeda Nasution menyambut baik kehadiran Jaringan Komunikasi Perlindungan Anak (Ringkolindak) PTPN-II, sebagai upaya mendukung pemberantasan terhadap kekerasan anak. Selama ini, apa yang terjadi di lingkungan kita, baik maupun buruknya, tidak pernah kita sadari karena kurang kepedulian terhadap persoalan lingkungan yang sebenarnya harus menjadi tanggungjawab sosial kita bersama. Hal itu dikatakan Dirut dalam sambutannya pada Pengukuhan Pengurus Ringkolindak PTPN II di 

Puri Triaguna Kantor Direksi PTPN II Tanjung Morawa Medan, Selasa (20/10), yang juga dihadiri Direktur Produksi Wisnu Budi Prasodjo, Direktur SDM/ Umum Komaruzzaman dan seluruh Kabag dan Manajer di lingkungan PTPN II. Menurut Dirut, penyalahgunaan narkoba, prostitusi, kenakalan remaja dan beragam penyakit masyarakat lainnya, yang terjadi di sekitar lingkungan kita adalah bagian yang selama ini kita lewatkan karena ketidak pedulian kita. Kita terlalu sibuk dengan urusan sendiri sehingga kita lalai memperhatikan keadaan sekitar kita.  “Kita berfikir bahwa keadaan yang tenang dihadapan kita, menjamin bahwa keadaan lingkungan kita itu sudah steril dan kondusif, padahal, jauh dari kenyataannya. Ini seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja,” ujar Dirut.

 Untuk itu, kata Dirut lagi, ia sangat mengapresiasi kehadiran Ringkolindak di PTPN II, paling tidak, kita sudah membantu program pemerintah mengentaskan persoalan-persoalan lingkungan, menumbuhkembangkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap lingkungan, khususnya lingkungan keluarga dan bertetangga.  “Pastikan, keadaan tenang itu benar-benar aman dan nyaman bagi masyarakat lingkungan itu,” terang Dirut. Jadi, kata Dirut lagi, ada dua hal terpenting yang harus ditanamkan anggota Ringkolindak yang baru dilantik, pertama, perluaslah jaringan perlindungan anak ini agar di setiap daerah, khususnya area kebun PTPN II memiliki akses yang baik guna mencegah terjadi kekerasan terhadap anak. Selain itu, kita menyadari saat ini perlu adanya pendeteksian terhadap setiap kasus kekerasan terhadap anak. Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) 

Sumut Drs HM Zahrin Piliang saat tampil sebagai keynote speaker pada pelantikan yang diselingin seminar tersebut, menyampaikan rasa salut dan bangga akan kepedulian Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution terhadap masalah-masalah perlindungan anak.  “Baru PTPN II lah Perusahaan Nasional yang menyelenggarakan pengukuhan pengurus dan seminar seperti ini. Itu artinya, concern kita terhadap isu perlindungan anak cukup besar dan ini diterlihat dengan serius oleh Dirut PTPN II. Semoga langkah ini dapat diikuti perusahaan lainnya. Dalam makalahnya menyoal perlindungan anak di Sumut, Zahrin Piliang, mengatakan secara spesifik, masalah sosial anak itu meliputi masalah yang dihadapi anak kehidupan kesehariannya, seperti tidak terpenuhinya hak-hak dasar anak, meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, dan pola pengasuhan.

 Masalah lain yang dihadapi anak adalah masalah kekerasan fisik dan psikis, eksploitasi dan diskriminasi, juga perlakuan salah yang timbul karena situasi, kondisi dan tekanan-tekanan cultural (budaya) maupun struktur social yang mengakibatkan tidak terpenuhinya hak-hak dasar mereka. Selain Zahrin Piliang, akitifis Perempuan dan Anak Timo Dahlia Daulay SH dan Jenny SE  dari ‘Smiling Kids Foundation’ juga memberikan paparan yang luas sekaitan isu perlindungan anak dan perempuan.(h,n2)
 

Plt. Gubsu : Sumut Sebagai Perwakilan LSF RI di Daerah Angkat Kearifan Budaya Lokal Sumut Melalui Perfilman


Plt. Gubsu : Sumut Sebagai Perwakilan LSF RI di Daerah Angkat Kearifan Budaya Lokal Sumut Melalui Perfilman
Medan,(MPC)
Plt. Gubsu Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si diwakili Sekdaprovsu H. Hasban Ritonga, SH membuka Focus Group Discussion (FGD) antara pemerintah provinsi Sumatera Utara dengan lembaga sensor film Republik Indonesia (LSF-RI), Selasa (27/10) di Hotel Garuda Plaza Medan.
Hadir pada kesempatan itu Ketua Lembaga Sensor Film RI DR Ahmad Yani Basuki, M.Si, Para kepala SKPD Provsu diantaranya Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Elisa Marbun, Kadis Koperasi dan UKM Provsu M. Zein, Kepala Biro Otonomi Daerah Jimmy Pasaribu, perwakilan LSF Sumut Shafwan Hadi Umry, KPID Sumut Haris Nasution, dan para pelaku perfilman di Sumut hadir Jamaul Abidin.
Dalam sambutan Plt. Gubsu yang dibacakan Sekdaprovsu Hasban Ritonga mengatakan bahwa Pemprovsu mengucapkan terima kasih dan kepada Ketua Lembaga Sensor Film Republik Indonesia yang telah meluangkan waktu, pikiran dan dukungan sehingga memilih provinsi Sumatera Utara dalam pembentukan perwakilan sensor film daerah.

Dikatakannya pembentukan Provinsi Sumut sebagai salah satu dari 10 Provinsi yang direncanakan akan dibentuk perwakilan LSF tentunya dengan pertimbangan bahwa Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi yang kaya akan kearifan budaya lokal dan keberadaan production house (PH) yang cukup banyak. "Diharapkan dengan pembentukan perwakilan LSF, kearifan lokal khususnya Sumatera Utara dapat terangkat melalui perfilman," sebutnya.

Hal tersebut juga dilihat dari perkembangan perfilman yang semakin pesat. Ditandai dengan tumbuhnya rumah-rumah produksi dalam hal ini di daerah serta semakin banyaknya televisi-televisi lokal yang telah beroperasi. Juga lanjutnya Komunitas perfilman pun semakin berkembang didukung dengan semakin banyaknya kompetensi perfilman sebagai wahana dalam mengembangkan daya kreatif di bidang perfilman.
Perkembangan perfilman bisa dimaklumi dengan semakin mudahnya produksi film dikarenakan pesatnya kemajuan teknologi perfilman. Selain itu,  perkembangan teknologi perfilman tidak hanya membuat teknis dan kualitas pembuatan film yang semakin mudah dan baik, namun lebih dari itu kemajuan teknologi dibidang perfilman telah membuat ongkos produksi dalam pembuatan film menjadi jauh lebih murah.
Mudah dan murahnya produksi film ini, lanjut Sekdaprovsu disamping menghadirkan potensi positif juga sekaligus potensi negatif. "Perlu adanya pengelolaan sedemikian rupa agar tidak membawa dampak negatif bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara Ketua LSF RI DR Ahmad Yani Basuki, M.Si mengatakan pembentukan perwakilan LSF di Provinsi Sumatera Utara mengingat perkembangan teknologi informasi saat ini sehingga membuat penayangan film lebih mudah, seperti dari sosial media.
Pertemuan ini, lanjutnya adalah sebagai tindaklanjut pertemuan yang diadakan pada tanggal 5 Oktober 2015 yang lalu dengan Sekdaprovsu dan SKPD dan instansi terkait perfilman yang memfinalkan rencana pembentukan perwakilan LSF di Provinsi Sumatera Utara yang telah dibahas sejak tahun 2012.
Bahkan, Ahmad Yani menambahkan akhir tahun 2014 Nota Kesepahaman (MoU) antara LSF dan

Pemprovsu telah ditandatangani oleh Ketua LSF dan diparaf Sekdaprovsu pada masa itu.
Beberapa kesepakatan telah dicapai pada pertemuan tanggal 5 Oktober 2015 yang salah satunya bahwa pembentukan perwakilan LSF  di Sumatera Utara akan dilaksanakan pada tahun 2016. Dengan mitra kerja teknis perwakilan LSF di Sumatera Utara adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara.

 Oleh karenanya pada pertemuan ini LSF akan mengadakan Focus Discussion dengan Pemprovsu agar rencana pembentukan Perwakilan LSF di Sumut dapat terealisasi. "Dengan potensi yang ada LSF RI optimis, perwakilan LSF akan terbentuk pada tahun 2016," Sebut Ahmad Yani yang baru kurang lebih satu bulan di lantik sebagai ketua LSF RI. (dks.01)

Begini Cara Dewie Limpo Usulkan Proyek Pembangkit Listrik di Rapat DPR

Begini Cara Dewie Limpo Usulkan Proyek Pembangkit Listrik di Rapat DPR Foto: Lamhot Aritonang
 
Jakarta (MPC)  - Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo dicokok KPK dan ditahan dengan kasus dugaan penerimaan suap. Suap itu terkait dengan proyek pembangkit listrik di Dieyai, Papua, yang diusulkan Dewie di rapat Komisi VII DPR.

Dewie mengusulkan proyek itu ke Pemerintah dalam rapat kerja Komisi VII DPR dengan Kementerian ESDM 8 April 2015 lalu. Rapat dipimpin oleh Politikus Partai Demokrat Mulyadi yang Rabu (4/11) kemarin diperiksa KPK. Rapat juga dihadiri oleh politikus PAN Jamaluddin Jabar yang dipanggil KPK Kamis (5/11) hari ini.

Dalam rapat tersebut, Dewie menyebut sudah menyerahkan proposal ke Menteri ESDM di hari sebelumnya. Lalu dia menjelaskan proposalnya saat interupsi di rapat itu. Berikut pernyataan Dewie di rapat Komisi VII seperti yang tertuang dalam risalah rapat Komisi VII DPR tertanggal 8 April 2015:

Bapak Menteri dan seluruh jajarannya.

Yang ingin saya sampaikan di sini adalah hasil kunjungan kerja kami ke Kalimantan Barat yaitu di Ketapang, saya melihat langsung di sana bagaimana progres pembangunan smelter alumina refinary yang ada di sana, saya melihat bahwa ada ketidakadilan dan pelanggaran undang-undang terhadap PT Freeport dibanding dengan PT Alumina Refinary yang ada di sana, di sana kalau boleh Pak Menteri saya persilakan untuk ke sana juga ikut langsung meninjau on the spot ke sana, bagaimana progres pembangunan Alumina Refinary yang ada di sana beroperasi luar biasa tapi apa yang terjadi mereka ini memang sangat terkendala dengan keterbatasan tidak boleh mengirim konsentrat sementara Freeport yang tidak ada progres apa-apa kita tidak melihat ada kesungguhan untuk membangun smelter diberikan keleluasaan untuk mengirim konsentrat, sementara ini PT Harita yang ada di sana ini juga adalah perusahaan pribumi Pak, saya mohon kepada Pak Menteri untuk bisa on the spot ke sana melihat begitu loh, membandingkan antara Freeport yang begitu dielus-elus kemudian pengusaha dalam negeri kita yang serius membangun itu tidak diperhatikan, mungkin ada kebijakan kita untuk bisa memberikan keleluasaan mengingat bahwa kemarin Pak Menteri mengatakan itu terkait dengan 50 ribu pekerja yang akan putus kalau PT Freeport ditutup sementara di sana itu 40 ribu kali 3 seperti yang dikatakan habib itu 120 ribu Pak, nah ini yang harus menjadi perhatian kita jadi jangan berpikir Freeport, Freeport, Freeport yang tidak ada kesungguhannya sementara ada yang benar-benar begitu sementara pengusaha putra Indonesia sendiri kemudian kita abaikan, tapi ya mungkin tidak enak kita cerita, saya mohon kepada Pak Menteri dan jajarannya silakan on the spot ke sana jangan sampai kita ini salah tapi menurut saya bahwa mereka sudah progresnya itu 40% pembangunannya di sana dengan luas areal yang dia sudah timbun dan dia sudah bangun beberapa apa itu seperti kilang-kilang itu 200 hektar. Nah itu, jadi saya kira harus ada kepedulian kita kepada yang benar-benar ingin dan serius membangun smelter, kalau yang lain yang tidak serius kita lihat membangun smelter tidak usah dikasih, tapi yang diberikan prioritas yang sudah memang berkeinginan keras apalagi sudah menjalani sampai 40% ini kenapa kita tidak berikan dulu waktu kesempatan, kasihan rakyat 140 ribu mangap semua tidak bisa makan.

Yang kedua adalah terkait listrik, listrik di Kalimatan Selatan dan di Papua Pak, Kalimantan Selatan ini memberikan kontribusi banyak terhadap kepentingan bahan baku untuk listrik tetapi apa yang terjadi di sana di Kalimantan Selatan menurut laporan yang saya dengar ini bukan Dapil saya semua tapi saya ya sebagai anggota DPR RI kita kan memperjuangkan seluruh rakyat Indonesia wabil khusus Dapil, di Kalimantan Selatan itu masih sering mati lampu sehingga kadang-kadang orang di operasi mati lampu ya mati, yang kedua Papua ada daerah apa itu Deiyai itu kantor Bupatinya tidak ada listrik Pak sehingga kalau mau ngetik-ngetik komputer cari dulu rumah masyarakat yang punya diesel, genset sesudah itu balik lagi ke kantor Bupati suruh tanda tangan Bupatinya, luar biasa ini kalau Kantor Bupati saja tidak punya listrik sehingga kemarin itu sempat saya berikan kepada Bapak itu titipan dari Mereka saya tidak kenal siapa mereka tapi saya pikir ini harus diperjuangkan, masih adakah negara kita yang seperti ini kantor pemerintahan yang tidak punya listrik.

Yang ketiga terkait listrik lagi karena kita lihat di satelit kemarin yang diperlihatkan oleh Dirjen Energi Baru dan Terbarukan, atau Dirjen Listrik Ketenagalistrikan itu kelihatan kalau malam pulau Jawa mengkilap-kilap Pak tapi lebih banyak gelapnya di Indonesia Timur, jadi jangan heran kalau kerawanan terkait dengan keamanan itu banyak terjadi di sana, gampang dimasuki paham-paham ataukah aliran-aliran sesat di Dapil saya saja masih ada 400 desa yang belum dapat listrik, Indonesia Timur tolong menjadi prioritas sedikit untuk pedesaan-pedesaan sangat rawan dengan itu tadi yang saya katakan, ini terkait dengan keamanan Pak, jangan sampai aliran ini berkembang pesat di Indonesia.


Yang ke empat ini sudah berapa, 3 menit ya ? beberapa tahun yang lalu Pemerintah mencanangkan pembangunan kawasan industri hijau di Sungai Mangke, Sumatera Utara, investor dihimbau datang untuk berinvestasi hijau di sana dan kampanye tersebut berhasil dan berhasil menggaet perusahaan multi nasional yang besar, perusahaan itu menanamkan modal untuk pengolahan CPO namun setelah pabrik selesai dibangun perusahaan itu tidak bisa beroperasi Pak karena tidak ada listrik padahal dulunya dalam kampanye Sungai Mangke listrik juga dijanjikan oleh Pemerintah. Perusahaan tersebut sekarang ini sudah menyatakan akan meninggalkan sungai Mangke jika listrik tidak datang, saya kira betapa buruknya citra Indonesia jika perusahaan seperti ini itu berangkat atau pergi karena seperti ini yang kita janjikan tidak bisa kita wujudkan, ini harus menjadi perhatian Pak Menteri.

Barangkali saya takut melampaui batas tapi saya janjikan 3 menit dan 3 menit selesai, terima kasih.

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
(tor/ndr) (dtn)
 

Kasus Suap DPRD Sumut, KPK Periksa Istri Plt Gubernur

Jakarta (MPC)- Penyidik KPK langsung mengebut proses penyidikan kasus dugaan pemberian suap terhadap anggota DPRD Sumut terkait pembahasan APBD Provinsi Sumatera Utara tahun 2012-2015 dan pembatalan hak interpelasi terhadap Gatot Pujo Nugroho. Penyidik memeriksa Evi Diana yang merupakan istri Plt Gubernur Sumut, Teuku Erry Nuradi.

Evi Diana telah tiba di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2015). Mengenakan baju cokelat dan jilbab hitam, Evi tak memberikan komentar sedikit pun.

Dalam agenda pemeriksaan, Evi Diana akan diperiksa sebagai saksi untuk Gatot Pujo Nugroho. Gatot disangka telah memberikan suap senilai lebih dari Rp 40 miliar kepada anggota DPRD Sumut sejak tahun 2012-2015.

Untuk diketahui, Evi Diana merupakan salah satu anggota DPRD Sumut yang menerima uang suap dari Gatot. Suami Evi, Teuku Erry sudah membenarkan bahwa sang istri telah menerima uang suap dari Gatot semasa menjabat sebagai anggota DPRD.

"(Istri) sudah mengembalikan, tapi saya tidak pada kapasitas menjawab pada angka tapi silakan kepada masalah teknisnya ditanya ke penyidik saja," kata Teuku Erry usai diperiksa di KPK (12/10).

Selain Evi Diana, beberapa saksi juga diperiksa terkait kasus yang sama antara lain seorang wiraswasta Zulkarnaen, Kadispora Sumut
Baharuddin Siagian,  Bendahara Sekret Sumut Muhammad Alinafiah, anggota Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi atau mantan Setda Sumut Nurdin Lubis.

Selain itu, penyidik memeriksa anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, yakni Randiman Tarigan-PJ. Walikota Medan, mantan Sekretaris DPRD Sumut, Ali Jabbar Napitupulu dan Brilian Mochtar.(dtn)
 
 
 

Hebatnya Golkar, tak dukung pemerintah tapi kadernya jadi menteri


Hebatnya Golkar, tak dukung pemerintah tapi kadernya jadi menteri
Wapres JK hadiri Silatnas Golkar

Jakarta (mpc) - Politikus Golkar Mahyudin mengklaim Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai kader partai Golkar. Hal tersebut menurutnya berdasarkan kehadiran mereka di Silatnas Golkar.

"Pak JK sendiri masih mengaku sebagai kader Golkar, dia mantan ketua umum kita. Pak Luhut itu wakil ketua dewan pertimbangan partai Golkar di kepemimpinan Pak Aburizal Bakrie," kata Mahyudin di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (4/11).

Wakil Ketua MPR ini menyatakan bahwa ada kader Golkar di pemerintahan. Hal itu terjadi meskipun Golkar tak mengusungnya.

"Jadi Golkar walau pun tidak bergabung di pemerintahan, hebatnya Golkar ada saja kader Golkar perorangan yang ada di pemerintahan. Walaupun kita tidak mengusung menteri secara langsung, tapi ada kader Golkar di pemerintahan," tuturnya.

Akan tetapi menurut Mahyudin, kehadiran Luhut dan JK di Silatnas membawa pengaruh tersendiri bagi partainya. Dia berharap agar Aburizal Bakrie dan Agung Laksono segera berdamai.

"Minimal mereka memberi semangat untuk bersatu. Mudah-mudahan saya kira ARB dan Agung sudah ngantor di DPP, walaupun belum ketemu, katanya selisih-selisih lagi. Mudah-mudahan bisa bertemu, bisa berundinglah mereka tentang apa yang terbaik untuk partai ini," jelasnya (mc) 
 

Tolak PK Eks Dirut IM2, Putusan MA Preseden Buruk Bagi Dunia Komunikasi

Jakarta (MPC) - Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) mantan Dirut IM2 Indar Atmanto. Atas hal ini, Indosat menyayangkan putusan tersebut.

"Kami amat menyayangkan putusan ini, karena kami meyakini bahwa Bapak Indar Atmanto tidak bersalah sama sekali di dalam kasus IM2. Indosat akan mengajukan seluruh upaya hukum yang tersedia termasuk pengajuan PK atas putusan MA ini," kata Group Head Corporate Communications PT Indosat Tbk Deva Rachman dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (5/11/2015).

Menurut Indosat, putusan MA ini adalah preseden buruk terhadap seluruh perkembangan Industri TIK di tanah air karena pola kerjasama bisnis IM2 juga digunakan oleh penyedia jasa internet yang lainnya dan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam menjalankan bisnisnya, Indosat selalu mengedepankan kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

"Bapak Indar Atmanto sendiri adalah sosok pribadi yang jujur, selalu berpegang teguh dan lurus dalam menjalankan tugas dan wewenang yang diberikan kepada beliau," ujar Deva.

Kerjasama Indosat dan IM2 telah sesuai dengan amanat perundang-undangan, yakni Pasal 9 ayat 2 UU No 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, Pasal 13 Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, pasal 5 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 21/2001 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi. Kementerian Kominfo sendiri sudah menegaskannya dengan surat bernomor T684/M.KOMINFO/KU.O4.01/11/2012 yang menegaskan bahwa kerjasama Indosat dan IM2 telah sesuai aturan.

"Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menegaskan bahwa tidak ada peraturan yang dilanggar dalam kerja sama antara Indosat-IM2 pada penyelenggaraan 3G di frekuensi 2.1 GHz, karena telah sesuai dengan aturan dan Undang-Undang Telekomunikasi," pungkas Deva.

Sebagaimana diketahui, majelis PK yang diketuai Wakil MA bidang Yudisial M Saleh telah menolak PK Indar. Duduk sebagai anggota majelis yaitu Syarifuddin dan Abdul Latief.  Vonis ini diketok pada 20 Oktober lalu dalam nomor perkara 77 PK/Pid.Sus/2015. Alhasil, Indar tetap dihukum 8 tahun penjara.(dtn)
 

AKBP Guntur Kapolres Cianjur Pernah di KPK, Punya Segudang Prestasi

 

AKBP Guntur Kapolres Cianjur Pernah di KPK, Punya Segudang Prestasi

 
Jakarta (MPC) - Kapolres Cianjur, Jawa Barat, AKBP Asep Guntur menjadi perbincangan karena aksi mulianya yang membantu keluarga Andun Suherman yang kesusahan. Tanpa banyak koar-koar, AKBP Asep turun tangan dengan mengumpulkan sumbangan untuk membangunkan rumah bagi keluarga Andun yang sebelumnya tinggal di gubug reot.

Ternyata,sebelum menjabat Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur pernah bertugas sebagai penyidik KPK. Selama 6 tahun menjadi penyidik KPK, Asep dikenal sebagai penyidik berprestasi dan pernah menangani beberapa kasus besar.

"Asep Guntur bertugas di KPK sejak tahun 2007-2013, sekitar enam tahun menjadi penyidik," kata Plt Pimpinan KPK, Johan Budi saat berbincang, Kamis (5/11/2015).

Saat masuk ke KPK, Guntur masih berangkat Komisaris Polisi (Kompol). Selama enam tahun bertugas, banyak kasus yang ditangani Guntur.

Selama kurun waktu 2007-2013, KPK memang banyak menangani kasus besar, seperti kasus Miranda Goeltom, M Nazaruddin, Hambalang, Angelina Sondakh dan beberapa kasus menonjol lain. Guntur pun dikenal sebagai penyidik yang ulet saat menangani kasus.

"Dia sosok yang berdedikasi terhadap pekerjaan, pekerja keras dan termasuk penyidik berprestasi," jelas Johan.

Selepas bertugas dari KPK, Guntur lalu kembali ke instansi kepolisian. Pangkatnya pun naik menjadi AKBP dan kemudian mendapatkan tugas sebagai Kapolres Cianjur.

Di Cianjur, Guntur mendapatkan informasi bahwa ada keluarga Andun yang tinggal di gubug reot di Kampung Bolenglang RT 01/10, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku. Bahkan, saking miskinnya, istri Andun, Iyah pernah memasak batu karena tidak punya makanan untuk dimakan ketujuh anaknya.

Namun dari informasi yang bertukar dari mulut ke mulut. Kondisi Andun pun terdengar oleh Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur yang kemudian bekerja untuk membangun rumah untuk Andun.

Rumah baru Andun adalah hasil kerja keras Asep Guntur yang menginisiasi para donatur untuk ikut membantu. Selain itu, Guntur juga sempat meminta bantuan dari Kepala BPN untuk masalah tanah dan Kepala PT Perumnas mengenai pembangunan rumah.(dtn)
  

3 Tahun menikah, Samuel Rizal digugat cerai istri cantiknya


3 Tahun menikah, Samuel Rizal digugat cerai istri cantiknya
Keluarga Samuel Rizal KapanLagi.com/Budy Santoso

Jakarta (MPC)- Di penghujung tahun 2015, semakin banyak saja pasangan selebriti yang memilih untuk menyudahi rumah tangga mereka. Kali ini, kabar kurang mengenakkan itu datang dari pasangan Samuel Rizal dan Stevianne Agnecya.
Tentu kabar tersebut membuat sebagian orang kaget, apalagi pasangan tersebut tampak sangat serasi. Namun, Humas Pengadilan Jakarta Selatan, Made Sutrisna, memastikan kalau keduanya memang berencana untuk berpisah.

"Benar, yang menggugat istrinya," ucap Made saat dihubungi, Kamis (5/11).
Stevianne diketahui menggugat lelaki yang dinikahinya itu pada 12 Februari 2012 silam itu pada Jumat (30/10) lalu dengan nomer perkara 648/PDT.G/2015/PN JKT.SEL. Dulu perkawinan pasangan Samuel Rizal dan Stevianne digelar secara diam-diam, dan mereka kini telah mendapatkan seorang anak.

Sayangnya ketika dikonfirmasi lebih jauh, Made belum mau bicara secara gamblang soal alasan gugatan dan apa saja yang menjadi tuntutan Stevianne dalam gugatannya.
Begitu juga dengan jadwal pengadilan, hingga saat ini kasus perceraian tersebut belum dipastikan kapan sidang. "Hingga saat ini belum ditentukan kapan sidang perdananya," tutup Made.
Yang pasti setelah kabar keretakan rumah tangga dan gugatan cerai muncul, terdapat perubahan di sosial media istri Samuel Rizal. Jika sebelumnya Stevianne memilih memakai akun instagram Stevisammy dengan nama sang suami di belakangnya, maka kini ia memilih mengganti nama akun jadi Steviagnecya sesuai namanya sendiri.(mc)
 
 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------
 

    Nopember -2-   2015





Dengan Membayar PKB Dan BBN-KB Tepat Waktu Akan Menjamin 


Keabsahan Kepemilikan Kenderaan Bermotor Anda


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KESEHATAN


Berjalan dapat membuat orang tetap langsing di usia senja

ilustrasi manula berjalan. ©abcnewsradioonline.com


- Seberapa banyak waktu olahraga dan biaya yang Anda keluarkan untuk dapat tetap langsing? Ternyata terdapat cara yang lebih murah dan mudah untuk membuat Anda tetap langsing bahkan hingga usia senja. Cara itu adalah melakukan jalan cepat.

Dilansir dari The Sun, sebuah penelitian yang dilakukan oleh London School of Economic menemukan bahwa seseorang yang biasa melakukan olahraga jalan cepat memiliki berat lebih ringan sebanyak dua kilogram dan ukuran baju yang lebih kecil pada wanita. Kesimpulan tersebut didapat berdasar perbandingan terhadap aktivitas fisik pada lebih dari 50.000 orang dewasa pada survei kesehatan di Inggris sejak tahun 1999 hingga 2012.

Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa wanita dan pria pada usia di atas 50 tahun yang melakukan jalan cepat secara teratur memiliki berat badan yang lebih ringan dan pinggul yang lebih kecil. Menurut Dr. Grace Lorden selaku peneliti, kegiatan berjalan cepat ini cenderung dilakukan seseorang secara teratur dan konsisten. Sedangkan mereka yang berolahraga di gym cenderung melakukannya sesuka hati dan sering berhenti di tengah jalan.

Menurut Dr. Lorden, hal ini juga dapat berlaku pada pria yang melakukan olahraga serupa. Jadi sekarang daripada Anda menghabiskan banyak uang untuk berolahraga, mulai biasakanlah untuk berjalan cepat memutari kompleks atau ke mana saja. Cukup lakukan secara teratur dan dalam waktu 30 menit maka Anda akan jadi lebih sehat.(mc)


Wah, kesepian ternyata bisa sebabkan 3 bahaya kesehatan ini!


Wah, kesepian ternyata bisa sebabkan 3 bahaya kesehatan ini!

Ilustrasi kesepian. Shutterstock/Inger Anne Hulbækdal

- Saat seseorang merasa kesepian, dia kan mulai mencari teman di berbagai tempat yang tidak pernah diduga sebelumya. Melansir dari huffingtonpost, implikasi kesehatan karena kesepian ternyata jauh lebih berbahaya dari apa yang kita pikirkan.
Orang-orang yang kesepian lebih memiliki masalah kesehatan baik yang berkaitan dengan mental maupun fisik dibandingkan mereka yang aktif dalam dunia sosialnya. Berikut merupakan empat masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh rasa kesepian.
1. Mudah merasa sedih
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti University of Chicago, semakin seseorang merasa kesepian maka semakin besar kemungkinan dia mengalami gejala depresi. Ketika seseorang merasa kesepian, hormon otak yang berhubungan dengan stres seperti kortisol menjadi aktif sehingga bisa menyebabkan seseorang mengalami depresi.
Bahkan untuk sebuah depresi ringan melakukan interaksi sosial akan menjadi obat yang lebih mujarab dibandingkan dengan obat anti-depresi. Hal yang sama ditemukan oleh Colorado State University bahwa interaksi sosial secara positif dapat memperbaiki gejala depresi yang seseorang miliki.
2. Mengurus diri sendiri
Penelitian menunjukkan bahwa seseorang akan mengonsumsi lebih sedikit makanan sehat saat mereka sedang sendirian. Jika seseorang memasak untuk orang lain, maka akan lebih mudah baginya untuk menyiapkan makanan sehat yang bervariatif.
Penelitian ini membandingkan pria dan wanita yang telah berusia di atas 50 tahun dan tinggal sendirian. Mereka ternyata mengonsumsi sayuran dan buah lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang hidup bersama keluarga atau pasangannya.
3. Rentan pada
Studi yang dilakukan oleh Harvard University menunjukkan bahwa orang dengan usia setengah baya yang hidup sendiri memiliki 24% peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung. Alasannya adalah mereka memiliki sedikit dukungan sosial sehingga sangat rentan terkena stres sehingga memungkinkan dirinya terkena penyakit jantung. Hormon stres yang tinggi dapat meningkatkan akumulasi endapan kolesterol dalam jantung.
Untuk mengatasi hal tersebut, memiliki teman yang bisa diajak bicara adalah solusi yang bisa digunakan. Lebih dari itu melakukan perbuatan baik dapat membantu suasana hati seseorang menjadi lebih baik.(mc)


Terkena luka bakar? Jangan olesi dengan pasta gigi



 - Tidak ada yang mengira kapan Anda bisa terkena luka, termasuk luka bakar. Meskipun berada di rumah pun Anda bisa terkena luka bakar saat Anda sedang terpercik minyak panas, tersiram kuah yang panas, atau tersulut api. Biasanya luka bakar tersebut masuk ke dalam jenis luka bakar ringan dengan ciri-ciri seperti panas dan nyeri, kemerahan pada bagian yang terkena panas, dan bengkak.

Menangani luka bakar bisa dibilang sedikit tricky. Sebab saat salah penanganan, luka bakar yang terjadi bisa menimbulkan bekas. Oleh karena itu berikut adalah cara untuk menangani luka bakar dengan aman.

1. Segera kompres bagian yang terkena luka bakar dengan air dingin atau dialiri air dingin. Namun saat luka bakar terjadi di dalam kulit yang tertutup dengan baju, segera lepaskan baju Anda.

2. Terkadang bagian yang panas akan jadi melepuh. Jangan memencetnya agar pecah. Sebaliknya segera tutup dengan obat luka bakar oles. Jangan gunakan pasta gigi seperti yang umum dilakukan. Sebab keadaan ini justru akan memperparah kondisi luka bakar. Sebaiknya olesi dengan obat luka bakar yang biasanya dijual di apotek.

3. Setelah diolesi, aliri dengan air dingin pada bagian tubuh yang luka, sekurang-kurangnya selama 20 menit. Hal ini bertujuan untuk mencegah rasa sakit dan panas. Lalu tepuk-tepuklah secara perlahan pada bagian yang luka dengan sehelai kain bersih untuk mengeringkannya.

4. Kemudian setelah melakukan hal tersebut, Anda boleh mengolesi krim atau lotion yang bersifat sejuk. Tindakan ini bermanfaat untuk meringankan rasa sakit dan panas.

5. Jaga agar lepuhan yang terjadi tidak pecah. Namun jika pecah, biarkan agar kering dengan sendirinya. Setelah itu olesi dengan salep antiseptik untuk mencegah peradangan dan infeksi lebih lanjut.

Itulah serangkaian tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mengobati luka bakar ringan. Sebaliknya, jika luka bakar yang terjadi masuk ke dalam kategori luka bakar sedang dan berat, segera bawalah ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih intens.(mc)


Seks jadi obat menyenangkan untuk keluarkan batu ginjal

Seks jadi obat menyenangkan untuk keluarkan batu ginjal
Ilustrasi pasangan seks. Shutterstock/Ditty_about_summer


- Batu ginjal menjadi salah satu penyakit ginjal yang sering terjadi. Siapapun yang pernah menderita penyakit batu ginjal pasti paham bahwa nyeri dari penyakit ini terasa sangat menyakitkan. Bahkan ada yang bilang bahwa rasa sakitnya sama seperti akan melahirkan.

Selama ini operasi menjadi alternatif utama yang dipilih untuk mengeluarkan batu ginjal. Namun sebuah penelitian yang dilakukan di Turki seperti yang dilansir dari dailymail.co.uk menemukan bahwa hubungan seks bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengeluarkan batu ginjal.

"Salah satu teori yang menjelaskan kenapa hubungan seks mampu membantu batu ginjal luruh adalah saat Anda terangsang maka ureter akan melemas. Ureter sendiri merupakan tabung yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih. Seringnya batu ginjal pun akan keluar melalui ureter. Sehingga saat ureter melemas, maka batu ginjal bisa keluar dengan mudahnya," terang penelitian ini.

Selain itu penelitian ini pun juga menemukan bahwa orgasme ternyata juga bisa mengendurkan otot-otot ureter yang memuluskan jalan batu ginjal untuk keluar. "Hasil penelitian ini pun menunjukkan bahwa pria dengan sakit batu ginjal yang rutin melakukan hubungan seks sebanyak 3-4 kali dalam seminggu menunjukkan penurunan ukuran batu ginjal hingga lebih dari 6mm."

Penyakit batu ginjal sendiri biasanya lebih sering menyerang pria terutama bagi mereka yang memiliki pekerjaan fisik berat sehingga membuat mereka rentan terkena dehidrasi. Selain itu terlalu banyak mengonsumsi protein juga membuat Anda rentan terkena batu ginjal sebab protein hewani mampu meningkatkan kadar asam pembentuk bati ginjal.(mc)


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda