MADYA POS.COM

Jumat, 15 September 2017

Gandeng Jepang, Menteri Susi bangun pelabuhan perikanan di 6 pulau terluar RI


Menteri Susi terima kunjungan Penasihat PM Jepang. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
Jakarta (Mpc) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan kesepakatan kerja sama dengan pemerintah Jepang dalam pengembangan enam pulau terluar di Indonesia. Enam pulau tersebut yakni Sabang, Natuna, Panambulai, Talaud, Morotai, dan Moa.
Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Bramantyo Satyamurti menuturkan, realisasi kerja sama pembangunan enam pulau terluar dengan Jepang akan dilakukan pada tahun 2018 mendatang. Menurutnya, dari enam pulau tersebut akan dibangun pelabuhan perikanan juga rehabilitasi pasar.
"Tapi intinya pelabuhan perikanan dibangun dan juga rehabilitasi pasar dan pembangunan. Selain itu Jepang akan berikan technical assistance untuk pembangunan national fisheries center yang akan ada di Muara Baru," kata Bramntyo, di kantornya, Jakarta, Selasa (6/9).
Menurutnya, mengenai dana yang akan diajukan ke Jepang untuk pembangunan tersebut masih dalam perhitungan. Meskipun Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengajukan USD 69 juta. "Finalisasi ketika kita mengirim ke sana terus direview oleh mereka dan Jepang juga perhitungannya detail. Jadi sebelum perhitungannya firm saya belum bisa sampaikan," ujarnya.
Intinya, tambah dia, Jepang juga akan membantu pengembangan kapal dan akan ada pengembangan dari kapal pengangkut ikan frozen. "Jadi 6 lokasi itu akan ada percepatan connectivity antara pulau itu dan market misal Sabang dengan Banda Aceh yang pelabuhannya lebih besar," tandasnya. [mc]

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda